Hello,

Reader

Lontarkan Pernyataan Kontroversial, Menag Fachrul Diminta Tidak Bikin Gaduh
Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi
Lontarkan Pernyataan Kontroversial, Menag Fachrul Diminta Tidak Bikin Gaduh

Jakarta, HanTer - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi diminta Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Ace Hasan Syadzily berhenti melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversial yang membuat gaduh masyarakat.

Menurutnya, Fachrul terlalu sering membicarakan hal-hal kontroversi ketimbang soal kehidupan umat beragama. Bahkan banyak membicarakan tupoksi lembaga lain.

Misalnya, kata Ace, soal pemulangan ISIS, itu kan sebetulnya bukan kewenangan Kemenag. “Atau misalnya hal-hal yang tidak perlu diatur oleh Kemenag seperti majelis taklim begitu ya, atau menyampaikan pernyataan-pernyataan yang kontroversial lain, itu yang harus sebetulnya dijaga," kata Ace saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/2), seperti dilansir CNN Indonesia.

Dia meminta Fachrul memimpin Kemenag untuk mengurus harmonisasi kehidupan beragama. “Kemenag seharusnya mengarusutamakan moderasi beragama, bukan membuat gaduh,” kata Ace.

Hal senada disampaikan Ketua Media Center PA 212, Novel Bamukmin. Menurutnya, sejak awal dirinya sudah menyampaikan bahwa Fachrul tidak paham dengan Islam. 

“Sejak jadi menteri,m dia kerap membuat pernyataan yang membuat gaduh umat Islam, yaitu wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang di wilayah instansi pemerintah, sertifikasi dai, izin majelis taklim, dan pemulangan WNI eks ISIS, dan pernyataan kontroversial lainnya,” kata Novel kepada Harian Terbit, Rabu (12/2/2020). 

Fokus

Lebih lanjut Ace meminta Fachrul fokus dalam melakukan reformasi birokrasi di Kemenag. Sebab selama ini Kemenag beberapa kali terseret kasus korupsi terkait penataan organisasi.

Ace menilai Fachrul belum menyentuh penataan organisasi selama menjabat. Dia memberi contoh jabatan Dirjen Bimas Katolik dan Irjen Kemenag yang kosong sekitar sepuluh bulan hingga memicu polemik.

"Kasus reformasi birokrasi yang dimaksud misalnya kayak kasus suap di Kanwil Jawa Timur yang menyeret-nyeret petinggi-petinggi Kementerian Agama. Itu kan seharusnya dijadikan pelajaran ya bahwa irjen harus menjadi prioritas utama," tuturnya.

"Jangan sampai terkesan bahwa Kementerian Agama yang seharusnya mengayomi, melindungi, serta mewujudkan kehidupan harmoni dalam keagamaan kita itu menimbulkan berbagai kontroversi di masyarakat," lanjutnya.



#Menteriagama #fachrulrazi

Komentar Anda
Komentar