Hello,

Reader

PSSI: Tidak Ada Anak Emas Terhadap Naturalisasi
Shin Tae Yong (ist)
PSSI: Tidak Ada Anak Emas Terhadap Naturalisasi

Jakarta, HanTer - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menampik keras adanya tudingan miring yang beredar. Dimana banyak rumor yang menyebut bahwa ada pemain titipan dalam skuad Timnas Indonesia saat mengarungi seleksi pelatnas. Namun hal itu dibantah dengan tegas Cucu Soemantri selaku Wakil Ketua Umum PSSI.

Menurut dia, PSSI tidak akan melakukan intervensi dalam membentuk serta membangun kerangka kekuatan di tubuh Timnas Indonesia di berbagai level umur. Seluruh aspek dan penilaian langsung dilakukan Shin Tae Yong selaku juru taktik timnas senior yang turut mensupervisi U-16, U-19 dan U-23.

Bahkan PSSI, lanjut Cucu, menerima dengan tangan terbuka terkait adanya penugasan terhadap Tim Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 untuk turut serta melakukan monitoring dan pengawasan terhadap Timnas U-19 yang di plot memperkuat Indonesia pada ajang Piala Dunia U-20 tahun depan.

"Kita sangat apresiasi rencana Tim Satgas. Selama ini kan selalu ada tuduhan, bahwa pemilihan pemain ada titipan dan sebagainya. Makanya kita bebas. Jadi jangan Satgas saja, wartawan juga harus melihat siapa yang pantas dan tidak pantas," ujar Cucu kepada awak media di Jakarta, kemarin.

Sejauh ini pihaknya juga turut yakin dengan kredibilitas seorang Shin Tae Yong yang akan bekerja se-profesional mungkin. "Dan saya rasa Shin Tae Yong akan memilih tanpa ada kepentingan, bodoh kalau ia pilih orang sembarangan. Itu kan kredibilitas dia juga," sambung pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu.

Tak hanya itu, Cucu kembali menegaskan, bahwa sikap profesionalitas dari tim pelatih juga akan diterapkan dalam seleksi Timnas Senior yang dijadwalkan bergulir Februari ini. Dimana 34 pemain akan di panggil oleh juru taktik berpaspor Korea Selatan itu sebagai persiapan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, dan juga Piala AFF 2020.

Hal itu dikatakan, menyusul banyaknya pemain naturalisasi yang keberadaannya akan lebih di istimewakan, istilahnya 'Anak Emas' oleh PSSI dan juga tim pelatih dibanding dengan para pemain lokal saat menjalani tahap seleksi nanti. Ia pun kembali menampik pandangan itu.

"Naturalisasi itu, selagi dia jadi WNI kan jadi warga negara kita. Jadi kita tidak melihat prioritas naturalisasi atau pun bukan. Kita lebih memprioritaskan siapa yang mempunyai kemampuan sesuai dengan harapan pelatih, itu yang dipilih pelatih. Jadi kewenangan sepenuhnya dari pelatih," tegas Cucu.

Berbicara Timnas senior, PSSI sendiri resmi menunda pemusatan latihan atau training camp (TC), yang rencananya digelar pada 9 Februari, menjadi 14 Februari 2020. Ada beberapa alasan yang mendasari keputusan ini, salah satunya mulai padatnya agenda sepakbola nasional.

Ada dua klub yang akan tampil di Piala AFC 2020 yakni Bali United dan PSM Makassar mulai 11 Februari 2020. Tak hanya itu, turnamen pramusim bertajuk Piala Gubernur Jawa Timur juga telah dimulai sejak Senin (10/2/2020) lalu. Hal itu menjadi sedikit hambatan terkait rencana bergulirnya seleksi pertama Timnas Senior di era Shin Tae Yong.



#PSSI #ANAKEMAS #PEMAIN #NATURALISASI #CUCUSUMANTRI #SHINTAEYONG #SELEKSI #TIMNAS

Komentar Anda
Komentar