Hello,

Reader

Pep Guardiola Sebut Nasibnya di Tangan Madrid
Pep Guardiola (ist)
Pep Guardiola Sebut Nasibnya di Tangan Madrid

Manchester, HanTer - Manchester City rasanya telah menerima kenyataan dan siap mengibarkan 'bendera putih' untuk bersaing memanaskan persaingan meraih gelar juara di pentas Premier League musim ini. Itu tak lepas setelah tim asuhan pelatih Pep Guardiola tertinggal dengan jarak yang cukup jauh dari Liverpool selaku pemuncak klasemen.

Meski berada di peringkat dua, setidaknya interval angka dengan Liverpool selaku rival terberatnya kian sulit terkejar. Dimana kedua kesebelasan selisih 22 poin. Ditambah, sampai saat ini The Reds, julukan Liverpool, masih mampu mempertahankan konsistensi mereka dengan tidak terkalahkan di pentas Premier League.

Kendati diyakini telah tersingkir di pentas Premier League, setidaknya Manchester City masih berpeluang untuk meraih treble winner musim ini. Pasalnya ada tiga turnamen yang masih dijalani. Ketiga turnamen itu antara lain Piala FA, Piala Liga Inggris atau EFL Carabao Cup serta satu turnamen bergengsi, yakni Liga Champions Eropa.

Berbicara ihwal Liga Champions, bukan tak mungkin saat ini Manchester City mulai memasang fokus ke arah sana. Namun tetap tidak mudah bagi skuad Pep Guardiola untuk menggondol trofi si kuping besar musim ini. Sebab banyak kontestan raksasa yang juga mempunyai ambisi sama seperti mereka, yakni meraih gelar juara.

Selain itu, langkah Manchester City terbilang kian berat. Karena pada fase gugur pertama, atau babak 16 besar, mereka langsung dipaksa berhadapan melawan Real Madrid selaku favorit peraih gelar juara. Bukan tak mungkin bila laga tersebut akan menjadi pertaruhan bisa atau tidaknya Man City melewati rintangan besar itu.

Bila gagal menang agregat dalam dua pertemuan (kandang dan tandang) otomatis, dua gelar bergengsi telah di lewatkan, yakni Premier League dan Liga Champions. Mereka hanya berpeluang pada dua turnamen domestik sebagai obat pelipur lara.

Dilansir laman Football Espana, Kamis (13/2/2020) kemarin, laga melawan Real Madrid juga akan menjadi penentu masa depan seorang Pep Guardiola apakah akan tetap bertahan bersama The Citizens, julukan Manchester City, atau terdepak dari Etihad Stadium pada musim depan.

Ya, Guardiola sendiri mengungkapkan hal itu. Menurutnya Manchester City bisa saja mendepaknya di akhir musim akibat imbas kegagalan menghantam Real Madrid saat kedua kesebelasan bertemu akhir Februari mendatang.

Jika kita tidak mengalahkan mereka, pemilik klub akan datang dan berkata: 'Kamu tidak cukup baik, saya akan memecatmu. Saya tidak tahu, itu sesuatu yang sering terjadi dan bisa terjadi. Dia mungkin datang dan memberi tahu saya," jelas pelatih yang dirumorkan tengah dilirik Juventus itu. 


#Pepguardiola #nasib #pelatih #manchestercity #realmadrid #ligachampions

Komentar Anda
Komentar