Hello,

Reader

Sohibul: Salah Jika Ada Orang yang Berorganisasi Tapi Merasa Terpasung Kebebasannya
Sohibul Iman saat menghadiri Kemah Bakti Nusantara (ist)
Sohibul: Salah Jika Ada Orang yang Berorganisasi Tapi Merasa Terpasung Kebebasannya

Jakarta, HanTer - Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, mengatakan, peraturan partai bukanlah bermaksud untuk memasung kebebasan. Melainkan, untuk menjaga ketertiban.

"Jadi salah kalau ada orang yang berorganisasi tapi merasa terpasung kebebasannya. Tidak demikian, sebab sering saya katakan sesungguhnya aturan itu memiliki dua dimensi," ungkap Sohibul dalam sambutannya di Kemah Bakti Nusantara (Kembara) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jumat (14/2/2020).

Di satu sisi, lanjut dia, bersifat constrainting, membatasi kita. Tapi juga memberikan ruang enabling, memberikan kebebasan untuk mengekspresikan gagasan-gagasan kita.

"Dalam bingkai organisasi yang kita sepakati ini," ujar Sohibul.

Kembara, lanjut Sohibul, adalah wahana kebersamaan antara kader dengan pimpinan partai. Antara kader dengan pejabat publik kita.

Secara natural, karakteristik kader dan pejabat publik memang bertolak belakang, karena situasinya pejabat publik terdorong melakukan tindakan pragmatis.

"Kalau pejabat publik tidak pernah membangun komunikasi dengan kader maka akan pejabat publik ini bisa dipastikan dimakan serigala pragmatisme. Dengan Kembara, kita membangun kebersamaan dengan nasyarakat. Kita tidak berdiri di menara gading. Tapi mengakar apa yang diinginkan masyarakat," ujar dia.

Dalam agenda Kembara yang diikuti seluruh kader PKS Jakarta, hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPW PKS Jakarta Sakhir Purnomo.


#Kemahbaktinusantara #sohibuliman #pks

Komentar Anda
Komentar