Hello,

Reader

Bamsoet Minta Hentikan Saja Polemik Salah Ketik Menkumham
Ketua MPR Bambang Soesatyo
Bamsoet Minta Hentikan Saja Polemik Salah Ketik Menkumham

Jakarta, HanTer - Ketua Majelis Pemusyarakatan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet), menilai wajar adanya salah ketik dalam draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang sudah diserahkan ke DPR. Salah ketik yang dimaksud adalah soal Presiden berwenang mengubah Undang-Undang melalui Peraturan Pemerintah (PP).

"Kesalahan mungkin saja bisa terjadi, yang penting pada hasil akhir pembahasan di DPR," kata Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Politisi Partai Golkar ini meminta adanya kesalahan ketik, agar tidak menjadi isu berkepanjangan. Hal ini untuk menghindari adanya perdebatan di publik.

"Cukup sudah, akhiri saja polemik salah ketik," ujarnya.

Politisi kelahiran Jakarta ini memaparkan, kesalahan ini, bisa dibahas di DPR nantinya, apakah akan dihilangkan atau dirubah, selanjutnya untuk pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja ini, dia menilai baik Baleg (Badan Legislatif) maupun Pansus (Panitia Khusus) sama saja.

"Baleg maupun pansus itu sama saja," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly mengaku ada salah ketik, dalam draf Omnibus Law Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang sudah diserahkan ke DPR. Salah ketik yang dimaksud adalah soal Presiden berwenang mengubah Undang-Undang melalui Peraturan Pemerintah (PP).

"Ya ya (salah ketik). Enggak bisa dong PP melawan undang undang. Peraturan perundang undangan itu," kata Yasonna di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin 17 Februari 2020.

Menurutnya, yang bisa diubah menggunakan PP dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja adalah Peraturan Daerah (Perda). Dalam artian, Perda tidak boleh bertentangan dengan UU di atasnya seperti Peraturan Presiden (Perpres) dan PP.

"Kalau bertentangan, kita cabutnya tidak melalui eksekutif review seperti dulu. Kalau dulu Kemendagri membuat eksekutif review kemudian melalui keputusan Mendagri dibatalin, tidak bisa," terangnya.


#BambangSoesatyo #MPR

Komentar Anda
Komentar