Hello,

Reader

Kepala Militer Pro-Hadi Selamat dari Maut
Jenderal Mohammed Ali al-Maqdishi, kepala militer untuk mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi
Kepala Militer Pro-Hadi Selamat dari Maut

Ma'rib, HanTer - Jenderal Mohammed Ali al-Maqdishi, Kepala militer untuk mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi, selamat dari maut, ketika sebuah konvoi yang dia tumpangi dihantam oleh ledakan ranjau darat di provinsi tengah negara itu, Ma'rib.

Sumber militer Yaman yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada AFP bahwa Jenderal Mohammed Ali al-Maqdishi sedang mengunjungi salah satu garis depan utama di Ma'rib, yang terletak 173 kilometer ke timur laut ibukota Yaman, Sana'a, pada hari Rabu (19/2/2020), ketika ledakan terjadi. Sumber itu menambahkan bahwa Maqdishi tidak terluka, tetapi delapan pengawalnya tewas.

Kemudian pada hari itu, jet tempur yang dipimpin Saudi menghantam lingkungan perumahan di distrik Majzar di provinsi Yaman yang sama. Namun, tidak ada laporan langsung tentang kemungkinan korban dan tingkat kerusakan yang disebabkan.

Milisi yang dibayar Saudi dan loyalis Hadi juga meluncurkan rentetan peluru mortir di desa Mughari di distrik Hays, provinsi pantai barat Yaman, Hudaydah. Namun tidak ada laporan langsung tentang korban dan kerusakan.

Sementara itu, Abdul-Qader al-Murtaza, ketua Komite Urusan Tahanan yang dikelola Houthi, mengatakan pada hari Rabu bahwa pihak-pihak yang bertikai telah mengirimkan daftar dengan total 1.420 orang yang mereka yakini ditahan ke Komite Internasional Palang Merah (ICRC).

Murtaza menambahkan bahwa daftar itu mencakup hingga 900 warga Yaman yang diyakini ditahan di penjara yang dijalankan oleh koalisi militer pimpinan Saudi yang mengobarkan perang terhadap Yaman. Meskipun 520 tahanan yang tersisa adalah tentara Saudi dan Sudan di samping loyalis Hadi, yang ditahan di kamp-kamp tahanan Houthi.

Pada hari Minggu, misi PBB di Yaman mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihak yang bertikai di negara itu telah memutuskan untuk "segera mulai dengan bertukar daftar untuk pembebasan tahanan yang akan datang", menyebutnya pertukaran "resmi skala besar pertama" dari jenisnya, sejak awal konflik berkepanjangan.



#Yaman #MohammedAlial-Maqdishi #AbdRabbuhMansurHadi

Komentar Anda
Komentar