Hello,

Reader

Musdaprov KNPI Digelar April, DPD II Solid Dibawah Pimpinan Ichwanul
KNPI/ ist
Musdaprov KNPI Digelar April, DPD II Solid Dibawah Pimpinan Ichwanul

Jakarta, HanTer - Menjelang Musdaprov KNPI DKI Jakarta, lima DPD II KNPI tingkat kota solid dibawah kepemimpinan Ketua DPD KNPI DKI Ichwanul Muslimin Dault.

Demikian disampaikan lima pimpinan DPD se-DKI Jakarta dalam konferensi pers di kawasan Jalan Ampera, Cilandak Timur, Rabu (19/2/2020).

Lima pimpinan DPD II DKI Jakarta tingkat kota yang menandatangani kesepakatan tersebut adalah Ketua DPD II KNPI Jakarta Selatan Fitria Octarina, Ketua DPD II KNPI Jakarta Timur Ikhsan Akbar, Ketua DPD II KNPI Jakarta Utara Fajrul Falah, DPD II KNPI Jakarta Barat Jordansyah dan DPD KNPI Kepulauan Seribu Lukman Hadi. Tampak hadir pula Wakil Ketua DPD II KNPI DKI Jakarta Rasminto.

Lima pimpinan DPD tingkat kota tersebut berada dibawah kepengurusan Ichwanul Muslimin Dault yang berafiliasi ke DPP pimpinan Haris Pratama yang sudah diakui Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly.

"Kami sepakat melaksanakan Musda KNPI bersama pada April. Sekarang KNPI sudah melebur. Tidak ada lagi dualisme," kata Ketua DPD II KNPI Jakarta Selatan Fitria Octarina.


Dalam kesempatan tersebut, Fitria Oktarina yang akrab disapa Nina juga memprotes KNPI di bawah kepemimpinan Noer Fajrieansyah yang akan menggelar Musda KNPI DKI. Informasi soal rencana Musda KNPI DKI tersebut dimuat di sebuah media online pada Kamis (13/2).

Kami akan melaksanakan Musdaprov KNPI DKI, arena kepengurusan sebelumnya sudah berakhir 2015-2018. Kami bersepakat mengadakan Musda pada Maret 2020,” ujar Ketua Carateker DPD I KNPI DKI Jakarta Rachmat Ariyanto, di Jakarta.

Dia menambahkan, salah satu agenda Musda adalah memilih Ketua DPD I KNPI DKI. Kami akan mengundang Gubernur DKI Jakarta pak Anies Baswedan, saat Musda. Tanggalnya berapa, kami masih menyesuaikan dengan jadwal beliau,” jelas Rachmat.

Nina menegaskan bahwa kepengurusan KNPI pimpiman Noer Fajrieansyah tidak diakui Kemenkumham. "Kami menolak tegas rencana Musda yang dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ucap Nina.

Nina juga mengultimatum Rachmat Ariyanto dan kelompoknya untuk mencabut pernyataannya. "Pernyataan tersebut sudah mencemarkan nama baik Ichwanul Muslimin Dault," tegas Nina.

"Kami tunggu permintaan maaf mereka selama 3x24 jam," pungkasnya.

Sebelumnya, DPD KNPI DKI Jakarta akhirnya melebur. Dua kubu sepakat menggelar Musda KNPI untuk memilih ketua yang baru.

Momentum tersebut berlangsung di depan Ketua DPD Korps Alumni KNPI DKI Jakarta Mohamad Taufik, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Ahmad Firdaus serta Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri di Gedung KNPI DKI Jakarta, Selasa (17/9).

Taufik mengatakan, terbelahnya kepengurusan KNPI DKI membuat ormas kepemudaan itu tak lagi memperoleh dana hibah dari Pemprov DKI.
 


#KNPI #DPD #Jakarta

Komentar Anda
Komentar