Hello,

Reader

Guardiola Tabuh Sinyal Perang ke Barcelona
Pep Guardiola (ist)
Guardiola Tabuh Sinyal Perang ke Barcelona

Manchester, HanTer - Pep Guardiola akhirnya angkat suara perihal sanksi yang dijatuhkan UEFA selaku federasi tertinggi sepakbola Eropa kepada Manchester City selama dua musim beruntun. Bahkan juru taktik berpaspor Spanyol itu turut mengecam sikap Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu.

Rasa kecewa masih dirasakan Guardiola, bahkan bukan hanya dia, melainkan seluruh stakeholder di klub tersebut. Kemarahan sang juru taktik kian memuncak setelah mantan klubnya, Barcelona turut angkat suara dengan bersikap vokal terhadap langkah UEFA menjatuhkan sanksi tegas kepada Manchester City.

Ia mengaku geram atas sikap yang ditunjukkan Bartomeu. Tak ayal, sikap vokal Barcelona membuat Guardiola mulai menabuh genderang perang terhadap eks tim besutanya itu. Bahkan seperti dilansir El Mundo Deportivo, sang pelatih bersiap membongkar beragam kasus klub asal Catalan yang lolos dari sanksi.

"Saya tidak tahu apakah mereka memata-matai saya atau tidak. Tetapi mereka tahu saya, tidak perlu memata-matai saya. Jika mereka senang kami diskors, saya katakan kepada presiden Barcelona, beri kami kesempatan untuk melakukan dua langkah banding," kata Guardiola usai mengantarkan Man City meraih kemenangan 2-0 atas West Ham, kemarin.

Sikap emosinya itu pun membuat Guardiola mengeluarkan kalimat ancaman terhadap bekas klub asuhannya itu. “Saya bertanya sekarang, orang-orang percaya apa yang telah mereka lakukan. Jangan bicara terlalu keras Barcelona. Itu saran saya, karena semua orang terlibat dalam situasi," paparnya.

Namun bila banding tersebut ditolak UEFA, Guardiola mengaku menerima kenyataan tersebut, bahkan ia berkomitmen untuk tidak meninggalkan Man City sambil berharap tim asuhannya bertemu Barcelona. "Kami akan mengajukan banding dan mudah-mudahan di masa depan kami bisa bermain Liga Champions melawan Barcelona," jelas Guardiola.

Seperti diketahui, UEFA menjatuhkan sanksi berupa larangan tampil kepada Manchester City baik di Liga Champions maupun Liga Europa selama dua musim kedepan. Itu tak lepas akibat terkuaknya pelanggaran transfer dengan melampaui batasan Financial Fair Play (FFP) dari UEFA.

Selain sanksi tersebut, City juga dikenakan denda sebesar 25 juta poundsterling. Keputusan UEFA pun turut mendapat protes keras dari para fans Manchester City yang menyerukan kalimat "Anti UEFA, UEFA Mafia," saat klub kesayangannya menghadapi West Ham United di Etihad Stadium, Kamis (20/2/2020) kemarin. 


#pepguardiola #sanksi #manchestercity #uefa #ligachampions #ligaeuropa #barcelona #bartomeu #catalan

Komentar Anda
Komentar