Hello,

Reader

Wujudkan SDM Indonesia Unggul, Rakornas Perpusnas 2020 Ajak Masyarakat Gemar Membaca  
Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan (Woro Titi Haryanti), Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi (Ofy Sofiana), Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) sekaligus Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri (Bakhtiar), Kepala Perpustakaan Nasional RI (Muhammad Syarif Bando), Direktur Pendidikan Tinggi IPTEK dan Kebudayaan Bappenas (Hadiat), Sekretaris Utama Perpusnas (Sri Sumekar), Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpusnas (Joko Santoso)
Wujudkan SDM Indonesia Unggul, Rakornas Perpusnas 2020 Ajak Masyarakat Gemar Membaca  

Jakarta, HanTer – Banyak cara yang membuat seseorang bisa pintar karena rajin membaca, salah satunya berkunjung ke perpustakaan. Lantaran, perpustakaan merupakan lembaga yang mampu memastikan setiap warga negara memperoleh akses pengetahuan secara terbuka di mana dan kapan pun mereka berada. 

Tak heran, jika perpustakaan memainkan peran penting mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan berdaya saing di era global. 

"Membaca merupakan faktor esensial dalam upaya membangun fondasi yang kokoh bagi terwujudnya budaya Literasi, inovasi dan kreativitas masyaraka. Apalagi perpustakaan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat berkontribusi aktif mendukung pembangunan manusia sekaligus bagian dari upaya mempercepat pengurangan kemiskinan yang disebabkan karena persoalan konektifitas dengan sumber daya pengetahuan,” kata Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando, jelang Rakornas Bidang Perpustakaan 2020 di Executive Lounge Lt. 24 Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jumat, (21/2/2020).

Oleh karenanya, untuk mewujudkan peran tersebut, lanjut Syarif Bando, pihaknya akan menggelar Rakornas Bidang Perpustakaan 2020 yang dihelat selama tiga hari pada 25-27 Februari 2020 di Hotel Bidakara, Jakarta. 

"Intinya kegiatan Rakornas Bidang Perpustakaan Tahun 2020 ini bertujuan untuk mengintegrasikan, dan mensinkronisasikan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca antara pemangku kepentingan pembangunan perpustakaan lintas pusat dan daerah," jelasnya.

Selain akan dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri, Prof. Dr. Tito Karnavian, Ph.D, rencananya Rakornas mengupas berbagai kebijakan yang dipaparkan secara bergantian oleh Bappenas, Kemenkeu, Kemendikbud, Kemendes-PDTT, Komisi X DPR RI, dan Perpustakaan Nasional sendiri.

Bukan itu saja, Rakornas yang mengambil tema ‘Inovasi dan Kreativitas Pustakawan Dalam Penguatan Budaya Literasi Untuk Mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju’ ini bakal dihadiri sekitar 1.500 peserta dari seluruh dinas perpustakaan, Bappeda, berbagai forum perpustakaan, asosiasi penerbit dan profesi, pengusaha rekaman, pegiat Literasi, dan para pustakawan.

“Perpustakaan merupakan lembaga yang mampu memastikan setiap warga negara memperoleh akses pengetahuan secara terbuka di mana dan kapan pun mereka berada," tambahnya.

Terkait transformasi perpustakaan, Muhammad Syarif Bando berharap perpustakaan memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan Literasi masyarakat Indonesia. Melalui penyediaan informasi, dan berbagai bahan bacaan masyarakat.

Perpustakaan berperan penting dalam menciptakan masyarakat dengan kemampuan Literasi lebih tinggi, sehingga mendorong perubahan kualitas hidup masyarakat.
 


#Rakernas #Perpusnas #Membaca

Komentar Anda
Komentar