Hello,

Reader

Putra Jakarta BNI 46 Comeback Setelah Tertinggal 0-2
Laga Jakarta BNI 46 saaat menundukkan Lamongan Sadang MHS, meski terlebih dulu tertinggal 0-2
Putra Jakarta BNI 46 Comeback Setelah Tertinggal 0-2

Gresik, HanTer - Tim putra Jakarta BNI 46 (BNI) akhirnya mampu mengalahkan Lamongan Sadang MHS (MHS) dengan skor 3-2 (25-22, 25-22, 13-25, 23-25 dan 11-15) pada hari pertama seri pertama putaran kedua Proliga 2020 yang berlangsung di GOR Tri Dharma, Gresik, Jumat (28/2/2020). Kemenangan ini didapat setelah tertinggal 0-2 terlebih dulu.

Kemenangan ini sekaligus membawa tim asuhan Samsul Jais memuncaki klasemen sementara dengan nilai 14 dari hasil lima kali menang dan sekali kalah. Namun, Jakarta Pertamina Energi (PJE) yang berada di posisi kedua dengan nilai 12 masih menyisakan satu pertandingan.

Hadirnya pemain asing Igor Guillen Goncalves pada putaran kedua ini, membuat MHS mampu menaikkan performa tim asal Kabupaten Lamongan tersebut pada dua set awal.

Namun di set ketiga, tim asuhan Putut Marhaento harus mengakui keunggulan Jakarta BNI 46 dengan skor telak 13-25, dan pemain asal Kuba Osmel Camejo Durrutry menjadi penyokong angka terbanyak dengan mencetak 9 poin di set tersebut.

Memasuki set keempat, kemenangan tetap menjadi milik Doni Haryono dkk. dengan mencetak angka 25-23, sehingga pertandingan harus dilanjut ke set kelima.

Di set penentuan ini, Samsul Jaiz yang memiliki pengalaman menjadi pelatih Timnas Voli Putra di ajang Asian Games 2018 mampu bermain apik, dan membuat timnya unggul dengan skor 15-11, sekaligus memenangkan pertandingan.

"Yang kami tekankan kepada pemain dalam setiap pertandingan adalah setiap lawan tidaklah mudah, sehingga harus dihadapi serius," kata Samsul, dalam keterangan persnya usai laga di Gresik.

Samsul mengakui, di set satu dan dua timnya sempat bermain tegang, sehingga dirinya menginstruksikan salah satu pemainnya untuk mencairkan suasana, dan terbukti mampu unggul di set berikutnya dan memenangkan pertandingan.

Sementara asisten pelatih Lamongan Sadang MHS, Marjoko Sigit mengatakan, penyebab kekalahannya malam ini karena faktor "receive" pemain yang tidak maksimal, sehingga kesulitan menaikkan tempo dan memenangkan pertandingan.

"Faktor di recieve servis yang mengalami kesalahan, dan tim kami kesulitan menaikkan tempo, meski kami melakukan pergantian pemain," katanya.

Kekalahan ini membuat MHS harus bertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai lima dari sekali menang dan empat kekalahan.



#Proliga2020 #JakartaBNI46 #LamonganSadangMHS #

Komentar Anda
Komentar