Hello,

Reader

Peduli Pekerja Rentan, Bank Mandiri Donasikan CSR ke GN Lingkaran BPJAMSOSTEK
SIMBOLIS: Penyerahan kartu kepesertaan BPJAMSOSTEK kepada pekerja rentan yang terlindungi program GN Lingkaran. (Ist)
Peduli Pekerja Rentan, Bank Mandiri Donasikan CSR ke GN Lingkaran BPJAMSOSTEK

Jakarta, HanTer - Sebanyak 99.207 pekerja rentan resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) BPJAMSOSTEK. Hal tersebut merupakan hasil kerja sama antara BPJAMSOSTEK dengan Bank Mandiri yang telah mendonasikan dana corporate social responsibility (CSR) nya sebesar Rp5 miliar.

Secara simbolis, dana tersebut diserahkan oleh Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Donsuwan Simatupang kepada Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK E Ilyas Lubis dalam cara yang digelar di Hotel Peninsula Jakarta, Jum’at (13/3/2020).

“Kami mengucapkan terima kasih sekaligus mengapresiasi langkah Bank Mandiri yang peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan para pekerja rentan di Indonesia. Hal ini juga patut menjadi contoh bagi institusi lain, karena masih banyak pekerja rentan yang membutuhkan perlindungan saat mereka menjalani aktifitas ekonominya”, ungkap Ilyas.

Seluruh pekerja rentan tersebut akan terlidungi oleh program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) selama tiga bulan. “Selanjutnya diharapkan mereka dapat melanjutkan iurannya secara mandiri sehingga dapat terus terlindungi dari segala risiko kecelakaan kerja maupun sosial ekonomi yang bisa terjadi kapan saja,” kata Ilyas.

Sejak diluncurkan pada 2016, GN Lingkaran menjadi sebuah wadah yang ditujukan untuk membantu perlindungan pekerja rentan melalui donasi pembayaran iuran jaminan sosial ketenagakerjaan dari dana CSR perusahaan-perusahaan baik swasta, BUMN/BUMD ataupun sumbangan masyarakat secara individual.

Ilyas menambahkan bahwa banyak institusi dan masyarakat yang sangat antusias dengan adanya GN Lingkaran. Hal ini dibuktikan dengan jumlah donasi iuran GN Lingkaran yang mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2019 lalu terkumpul donasi sebesar Rp12 miliar yang disalurkan kepada 255 ribu pekerja rentan di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut BPJAMSOSTEK dan Bank Mandiri juga melakukan sosialisasi optimalisasi kerja sama Service Point Office (SPO) yang telah berjalan sejak tahun 2015 lalu. Tujuan awal dari kerja sama tersebut adalah perluasan cakupan kepesertaan dan pelayanan BPJAMSOSTEK, di mana seluruh Kantor Cabang Bank Mandiri dapat melakukan proses akuisisi hingga pembayaran klaim Jaminan Hari Tua (JHT) kepada peserta.

BPJAMSOSTEK berharap kedepannya sinergi ini juga dapat menyasar ke pengusaha dan tenaga kerja di sektor usaha mikro dan kecil

Ilyas mencontohkan jika setiap nasabah yang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank mandiri secara otomatis juga didaftarkan sebagai peserta BPJAMSOSTEK, maka para pekerjanya akan lebih terjamin dan jika terjadi kecelakaan kerja, pengusaha akan lebih tenang karena seluruh biaya pengobatannya menjadi tanggung jawab BPJAMSOSTEK. Terlebih pemerintah baru mengesahkan Peraturan Pemerintah Nomor 82 yang berujuang pada kenaikan manfaat pada program JKK dan JKM.

“Sinergi antara BPJAMSOSTEK dengan Bank Mandiri sudah berjalan dengan baik, namun saya berharap kedepannya kerja sama ini dapat terus berkembang dan menciptakan beragam manfaat tambahan khususnya bagi peserta BPJAMSOSTEK dan nasabah Bank Mandiri”, tutup Ilyas.



#bpjamsostek #gnlingkaran #mandiri

Komentar Anda
Komentar