Hello,

Reader

Pengamat Minta Panlih Cawagub DKI Jalankan Tugas Secara Tegas dan Benar
Ilustrasi (ist)
Pengamat Minta Panlih Cawagub DKI Jalankan Tugas Secara Tegas dan Benar

Jakarta, HanTer - Panitia Pemilihan (Panlih) Cawagub DKI Jakarta diharapkan dapat menjalankan proses mekanisme pemilihan Cawagub secara tegas dan benar. Salah satunya, prihal ketegasan dalam mendiskualifikasi Cawagub yang tidak memenuhi persyaratan.

"Panlih bisa melakukan diskualifikasi terhadap kandidat yang tidak memenuhi syarat administratif," ujar Pengamat Politik dari Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun di Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Pria yang biasa disapa Kang Ubed ini menerangkan sejumlah aturan yang juga harus menjadi acuan dalam proses pemilihan Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno.

Diantaranya, Undang-Undang 10 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU 1 tahun 2015 tentang Penetapan Perpu 1 tahun 2014 tentang Pilgub, Pilbup dan Pilwalkot menjadi UU, kemudian Tata Tertib DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024.

Kemudian, lanjut Kang Ubed, Undang-undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) itu juga sebetulnya jelas bahwa ketika seorang mencalonkan diri secara resmi menjadi calon Wakil Gubernur, ia harus mundur dari jabatan sebelumnya.

"Di situ disebutkan misalnya jika dia anggota DPR RI dia harus mundur. Jadi memang pernyataan mundur itu harus tertulis dari yang bersangkutan dulu, kemudian jawaban dari DPR, lalu pernyataan tertulis resmi dari Presiden, mengesahkan bahwa yang bersangkutan telah mundur jadi anggota DPR RI," katanya.

"Kalau misalnya Panitia Pemilihan (Panlih) Cawagub DKI Jakarta dari DPRD DKI tetap menjalankan pemilihan, tetapi syarat administrasinya tidak terpenuhi, itu artinya apa yang dilakukan oleh DPRD DKI cacat demi hukum. Dan itu artinya tidak sah bahwa orang itu mencalonkan diri jadi Cawagub," tegasnya.

Diketahui, kedua kandidat Cawagub DKI Jakarta, yakni Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis, telah menjalani tahapan wawancara dengan Panlih, Rabu (18/3/2020) di gedung DPRD. Wawancara tersebut dilakukan secara tertutup.

Pasca rangkaian proses wawancara tersebut, Panlih menetapkan keduanya sebagai calon Wagub dan telah memenuhi segala proses administrasi.

Adapun setelah proses wawancara terhadap Riza dan Nurmansjah, tahapan selanjutnya adalah pemilihan oleh anggota DPRD DKI.



#Panloh #panitiapemilih #cawagub #dkijakarta #aniesbaswedan #pemprovdki

Komentar Anda
Komentar