Hello,

Reader

Perizinan Alat Kesehatan Dijanjikan Kelar Satu Hari

Jakarta, HanTer - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bersepakat untuk memberikan percepatan perizinan bagi perusahaan penyedia peralatan kesehatan (alkes).

Plt Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal (PIPM) Yuliot mengatakan seluruh perizinan terkait alkes bisa selesai dalam waktu 1 x 24 jam (satu hari), demi mengatasi wabah virus corona baru atau COVID-19 di Tanah Air.

"Perizinan yang ada di OSS berasal dari Kementerian Teknis, dalam hal ini kesehatan. Kami gembira perizinan terkait izin usaha dan izin edar untuk alat kesehatan bisa dipercepat hanya dalam satu hari," kata Yuliot dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/3/2020).

Kedua lembaga melihat urgensi ketersediaan peralatan alkes pendukung tersebut karena pandemi Corona masih akan terus terjadi hingga beberapa waktu mendatang. Beberapa produk yang termasuk dalam layanan percepatan izin ini antara lain masker, Alat Pelindung Diri (APD) dan Hand Sanitizer (HS).

“BKPM berharap inisiatif tersebut dapat dimanfaatkan oleh para perusahaan penyedia alkes sehingga dapat membantu penanganan penyebaran COVID-19,” ucapnya.

Terbitkan Perpres

Terpisah, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan pemerintah akan segera menerbitkan Perpres terkait kemudahan dan percepatan proses pengadaan barang dan jasa dalam penanggulangan COVID-19. "Pemerintah segera menerbitkan Perpres terkait kemudahan dan percepatan proses pengadaan barang dan jasa dalam penanggulangan COVID-19," ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan Perpres yang dimaksud antara lain akan mengatur kemudahan proses pengadaan barang dan jasa termasuk pelelangan, proses importasi dan pemasukan barang dari luar negeri serta proses redistribusi penyaluran barang ke seluruh wilayah terdampak COVID-19. Selain itu juga proses lain yang mendukung kemudahan dan kelancaran pengadaan barang dan jasa dalam penanggulangan COVID-19. 



#alkes #izin #bkpm

Komentar Anda
Komentar