Hello,

Reader

Apresiasi Usulan Ekonom Rizal Ramli, Adi: Hentikan Proyek Pembangunan Ibu Kota Baru
Ilustrasi pengerjaan proyek infrastruktur
Apresiasi Usulan Ekonom Rizal Ramli, Adi: Hentikan Proyek Pembangunan Ibu Kota Baru

Jakarta, HanTer - Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Adi Kurniawan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghentikan proyek ibu kota baru. Apalagi saat ini juga ada kebutuhan mendesak yang harus dilakukan Jokowi yakni mengatasi wabah virus Corona.

"Kita setuju memang seharusnya dihentikan (proyek ibu kota baru) bukan ditunda lagi," ujar Adi Kurniawan kepada Harian Terbit, Rabu (25/3/2020).

Adi mengemukakan ini menanggapi pernyataan ekonom senior Rizal Ramli yang mengusulkan agar Presiden Jokowi menghentikan proyek ibu kota baru. Alasannya saat ini ada wabah virus Corona dan ekonomi juga sedang melorot. Selain itu pemindahan ibu kota baru juga bukan kebutuhan mendesak yang harus segera diselesaikan.

Tidak Bermanfaat

Menurut Adi dirinya sependapat dengan Rizal Ramlu. Dia mengemukakan, proyek ibu kota baru juga memakan anggaran yang tidak sedikit. Selain itu ibu kota baru juga tidak ada manfaatnya bagi keberlangsungan hidup rakyat di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang krisis. 

Adi menyarankan agar pemerintahan Jokowi untuk memaksimalkan terlebih dahulu pembangunan ekonomi jika dibandingkan memindahkan ibu kota negara.

"Ibu kota gak perlu pindah. Tolak ukur Indonesia maju itu tidak diukur dari kemegahan kotanya. Tapi dari tingkat kemakmuran hidup rakyat. Percuma kita punya kota yang megah jika banyak rakyat yang hidupnya miskin. Terlebih dibangun dengan utang," paparnya.

Keberanian Jokowi

Diketahui ekonom senior dan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli melontarkan pertanyaan melalui akun Twitter pribadi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia menanyakan keberanian Presiden Jokowi untuk menghentikan pembangunan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur.

"Habibie luar biasa, passion dan egonya N-259 (250-red) beliau korbankan demi tujuan bersama. Jempolan-jempolan. Sehabis itu, RR bantu sehatkan IPTN, restrukturisasi utang, perbaiki manajemen, transformasi jadi DI. Kira2 @jokowi berani menghentikan Ibukota baru ndak ya, wong APBN aja ngos2an?," tulisnya merespons kicauan bekas Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, Sabtu (21/3/2020).

"Saat Pak Habibie menghadapi pilihan 1998 apakah menyelamatkan bangsa dan rakyat atau menyelamatkan "ambisinya" lanjutkan prosuksi pesawat yang sudah dirintis puluhan tahun - beliau memilih selamatkan keuangan negara dengan "membunuh" industri strategis, termasuk hentikan produksi N-250," tulis @msaid_didu.



#Corona #covid-19 #ibukota #proyek #infrastruktur

Komentar Anda
Komentar