Hello,

Reader

Penuhi Kebutuhan, 250.000 Ton Gula Industri Dialihkan jadi Konsumsi
ilustrasi. (Ist)
Penuhi Kebutuhan, 250.000 Ton Gula Industri Dialihkan jadi Konsumsi

Jakarta, HanTer - Kementerian Perdagangan mengalihkan stok sebesar 250.000 ton gula rafinasi yang biasa digunakan oleh industri makanan dan minuman, untuk diolah menjadi gula kristal putih atau gula konsumsi masyarakat.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto menjelaskan keputusan ini dalam rangka mempercepat pemenuhan pasokan gula dalam negeri dan menstabilisasi harga komoditas tersebut yang kian melambung.

"Telah diambil keputusan di rakortas yang dipimpin Menko Perekonomian untuk mengubah gula rafinasi yang selama ini peruntukannya industri makanan minuman, sebanyak 250 ribu ton untuk diolah menjadi gula kristal putih," kata Suhanto, Rabu.

Suhanto menjelaskan bahwa 250.000 ton gula rafinasi tersebut saat ini berada di pabrik-pabrik industri gula di Indonesia. Artinya, tidak memerlukan waktu lagi untuk memasukkan barang tersebut ke dalam negeri, atau tidak diperlukan impor.

Proses pengolahan menjadi gula konsumsi ini hanya diperlukan waktu 3-7 hari, sehingga diharapkan stok gula secara nasional dapat tercukupi sampai akhir bulan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga negara, untuk memprioritaskan pasokan kebutuhan bahan pokok untuk masyarakat selama proses pengendalian penyebaran Covid-19 di Indonesia.

"Kita harus bantu para petani, para pekerja harian, buruh, nelayan dan pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM), agar daya belinya tetap terjaga, serta terus beraktivitas dan berproduksi," kata Jokowi. 

 


#gula

Komentar Anda
Komentar