Hello,

Reader

Merseyside Berpotensi Gaduh Jika Liga Inggris Dihentikan
Para pemain Liverpool (ist)
Merseyside Berpotensi Gaduh Jika Liga Inggris Dihentikan

Liverpool, HanTer - Kompetisi Premier League terancam mengalami kegaduhan, khususnya di tanah Merseyside, tempat Liverpool bermukim. Hal itu berpotensi besar apabila FA selaku federasi tertinggi sepakbola Inggris memutuskan untuk menghentikan lanjutan gelaran musim ini.

Dikatakan Paul Ince selaku legenda Liverpool, bahwa kegaduhan serta kerusuhan berpotensi besar menyelimuti ranah sepakbola Inggris, terutama di wilayah Merseyside. Itu tak lepas dari buntut rasa sakit hati fans The Reds, julukan Liverpool, menyusul batalnya tim kesayangan mereka mengangkat trofi.

Wajar, bila fans berbuat gaduh. Pasalnya mereka telah menantikan perjalanan yang cukup lama untuk melihat tim kesayangannya mengangkat trofi. Dimana fans telah menunggu pesta perayaan tersebut setelah 30 tahun lamanya Liverpool tak pernah menggondol gelar Premier Leage sejak didapatkan terakhir kali pada 1989-90.

Apalagi, sejatinya Liverpool hanya membutuhkan dua kemenangan guna menyegel gelar. Berbagai alasan itu membuat Ince khawatir akan ada kerusuhan besar di tanah Merseyside yang menjalar ke kompetisi Premier League musim depan.

"Bisakah Anda bayangkan 30 tahun menunggu untuk memenangkan musim dan, ketika Anda berada di ambang juara, mereka akhirnya memutuskan membatalkan musim? Keributan itu akan terjadi di Liverpool. Apakah kita lebih suka mengecewakan satu tim untuk membuat semua orang senang atau memberikannya kepada Liverpool?," cetus dia dikutip Daily Mail, kemarin.

Kegaduhan akan meluas, dan itu datang dari kompetisi kasta kedua dibelakang Premier League yakni Divisi Championship serta kasta-kasta yang ada dibawahnya. Sebab sejumlah kesebelasan yang berpotensi promosi, akhirnya gagal mengurungkan tekad mereka akibat adanya kebijakan 'tendensius' FA.

Untuk itu ia mendesak agar kompetisi tetap diselesaikan. Mengenai solusi, Ince menilai banyak opsi agar bisa dirampungkan. "Apakah itu di balik pintu tertutup atau tidak, itu orang lain yang memutuskan. Tetapi ada terlalu banyak yang harus dihadapi semua orang, bukan hanya Liverpool," tegasnya.

Desakan Ince untuk meminta FA merampungkan kompetisi tak lepas setelah Aleksander Ceferin selaku Presiden UEFA mengeluarkan pernyataan tentang rasa pesimisnya bahwa liga-liga di benua biru, termasuk Liga Champions mampu diselesaikan musim ini akibat pandemi global virus corona (Covid-19).

"Ada plan A, B dan C. Tiga opsi ini mulai kembali pada pertengahan Mei, Juni atau akhir Juni, jika kita tidak berhasil, maka musim ini kemungkinan hilang. Ada juga kemungkinan dimulai lagi musim depan, diawali setelah yang satu diadakan," kata Ceferin dilansir La Republica.

Namun bila ada opsi untuk tetap melanjutkan liga secara tertutup, ia mengaku hal itu sangat disayangkan. "Berat bagi saya membayangkan semua pertandingan dimainkan dalam pintu tertutup, tetapi kita masih tak tahu kapan kita akan lanjut lagi, dengan atau tanpa penonton," pungkasnya.


#Liverpool #juara #premierleague #batal #dihentikan #uefa #fa #30tahun

Komentar Anda
Komentar