Hello,

Reader

Gelaran Formula 1 Masih Tarik Ulur
Tim Ferrari mengaku siap bertempur musim ini (ist)
Gelaran Formula 1 Masih Tarik Ulur

Paris, HanTer - Masih masifnya pandemi global penyebaran virus corona alias Covid-19 membuat Federasi Otomotif Internasional (FIA) belum bisa memastikan kapan jadwal start adu balap Formula 1 digelar. Dan bahkan ada kemungkinan, potensi dibatalkannya adu cepat 'Jet Darat' itu.

Ya, pandemi virus corona telah menempatkan Formula 1 ke wilayah yang belum dipetakan, karena menghadapi tantangan yang belum pernah dialami sebelumnya. Pabrik ditutup, staf dan bos tim terkunci di rumah mereka, tetapi yang terburuk dari semuanya ialah kerugian finansial.

Seperti yang dikatakan oleh kepala tim McLaren, Andrea Seidl. "Tidak ada yang lepas dari tekanan yang dihadapi oleh olahraga ini (Formula 1 -red) sekarang," katanya seperti dilansir laman Motorsport, Minggu (29/3/2020) kemarin.

Terpisah, bos tim AlphaTauri Franz Tost, menyetujui pernyataan itu. Namun ada sebuah opsi untuk menekan kerugian finansial tersebut. Pernyataannya mengacu pada keputusan radikal untuk menunda revolusi aturan 2021 Formula 1 selama 12 bulan.

Akan ada konsekuensi besar untuk masa depan Formula 1, yang bahkan belum ditangani oleh para ahli, tetapi dalam jangka pendek itu adalah hal yang sangat disambut baik untuk Tost. "Hal yang baik tentang kisah virus corona adalah bahwa kita tidak harus melakukan pengembangan ganda tahun ini," jelasnya

"Kami tidak dapat mengembangkan mobil untuk 2022 hingga awal 2021. Itu juga berarti pengembangan 2021 sekarang akan terjadi di bawah payung batas anggaran. Itu poin yang sangat penting karena menghemat banyak uang. Ini berarti bahwa pengembangan ganda pada tingkat biaya tinggi tidak lagi diperlukan," papar dia.

Ditempat terpisah, bos Ferrari, Mattia Binotto, meyakini bahwa gelaran Formula 1 musim ini akan tetap digulirkan. Bahkan ia memprediksi bahwa Formula 1 2020 baru akan rampung pada Januari 2021 bila penjadwalan ulang pada pertengahan Juni tidak dibatalkan.

"Kami terus berkomunikasi. Kami merasa bahwa ini adalah waktu yang krusial. Apabila ini (balapan sampai Januari 2021) bisa membuat musim 2020 komplet, dan mengingat musim berikutnya baru akan mulai, besar kemungkinan ini akan terjadi,” kata Binotto kepada Sky Sports Italia.

Seperti diketahui, Formula 1 2020 kerap belum dimulai sampai saat ini. Dua dari delapan balapan pertama, yaitu GP Australia dan GP Monako, resmi dibatalkan oleh penyelenggara akibat masifnya penyebaran virus corona. Sementara enam sisanya (GP Bahrain, GP Vietnam, GP China, GP Belanda, GP Spanyol, dan GP Azerbaijan) statusnya sampai saat ini masih ditunda.

Jika tak ada penundaan lagi, maka GP Canada yang akan berlangsung pada 14 Juni (waktu setempat) akan menjadi sesi pembuka Formula 1 2020. Meskipun begitu, jika mengacu pada kalender, Formula 1 2020 akan berakhir pada 29 November di GP Abu Dhabi. Namun Ferrari pesimis. Mereka menilai setidaknya itu bisa dirampungkan sampai Januari 2021.



#Formula1 #2020 #covid-19 #coronavirus #ferrari #mercedez #jadwal

Komentar Anda
Komentar