Hello,

Reader

Wacana Penghentian Liga, Gundogan; Liverpool Layak Juara
Ilkay Gundogan saat berduel dengan pemain Liverpool (ist)
Wacana Penghentian Liga, Gundogan; Liverpool Layak Juara

Manchester, HanTer - Sikap netral diperlihatkan gelandang serang Manchester City, Ilkay Gundogan ditengah perseteruan panas yang terjadi ihwal tarik ulur kompetisi Premier League dan juga nasib Liverpool kedepan bila liga benar-benar dihentikan.

Gundogan menilai, meskipun kompetisi terpaksa di hentikan akibat masih masifnya penyebaran pandemi global virus corona alias Covid-19, setidaknya ia sadar betul bahwa Liverpool sangat layak untuk menyandang predikat sebagai juara pada kompetisi Premier League musim 2019/20.

Menurutnya, tak ada alasan untuk menjegal Liverpool meraih gelar juara. Itu tak lepas karena konsistensi yang diperlihatkan tim asuhan pelatih Juergen Klopp musim ini. Apalagi saat ini The Reds, julukan Liverpool, unggul 25 angka dari Manchester City selaku rival terdekat yang membuntuti di peringkat dua.

Jarak yang cukup besar membuat anak asuh Klopp kini hanya memerlukan dua kemenangan beruntun guna menyegel gelar juara. Ya, itu praktis membuat Liverpool hanya membutuhkan enam poin untuk memastikan juara dan hal itu menurut Gundogan sudah lebih dari cukup untuk menyerahkan trofi.

"Bagi saya, itu hal yang patut, tentu saja. Sebagai olahragawan anda harus berlaku sportif," kata Gundogan yang notabene mantan anak asuh Juergen Klopp kala bersama-sama di Borussia Dortmund, seperti dilansir laman Reuters.

Selain persoalan juara, menurut Gundogan ada banyak hal rumit yang harus ditentukan jika pada akhirnya otoritas memutuskan untuk tak melanjutkan Liga Inggris 2019/20.

"Ada banyak opsi. Bagi klub yang sejauh ini meraih hasil bagi tentu tak menyenangkan kompetisi dibatalkan. Di sisi lain, bagi klub yang terseok-seok atau mereka yang terancam degradasi, pembatalan kompetisi tentu terdengar merdu," pungkasnya.

Non-Liga Protes FA
Sebagaimana diketahui, wacana penghentian Liga Inggris oleh FA tak lepas setelah mereka menyetop seluruh kompetisi, khususnya non-liga yang berada dalam supervisi federasi setempat. Namun aksi sepihak FA membuat klub-klub di jenjang bawah mulai membajiri protes.

South Shields selaku klub yang berkiprah di Non Premier League (NPL) menjadi salah satu kesebelasan yang melakukan aksi protes keras akibat penghentian liga, yang notabene disebabkan maraknya penyebaran Covid-19. Namun klub tersebut merasa tak adil dengan di setopnya Non League Premier.

"Itu 'mengerikan. Tidak dapat disangkal keputusan ini memiliki dampak finansial yang sangat besar. Kami telah berinvestasi besar-besaran tahun ini di sejumlah bidang dan hilangnya promosi juga akan memengaruhi beberapa asumsi pendapatan kami untuk musim depan," kata bos Shout Shield bernama Geoff Thompson

"Pesan saya kepada semua penggemar dan sponsor kami adalah - maaf kekecewaan besar dan kami semua sangat kecewa," pungkasnya. 


#Liverpool #juara #gundogan #covid-19 #coronavirus

Komentar Anda
Komentar