Hello,

Reader

Gawat, Satu PDP Covid-19 di Batam Meninggal



Batam, HanTer – Mengenaskan seorang dengan status Pasien dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RS Umum Daerah Embung Fatimah Kota Batam meninggal, Senin.
"Pasien meninggal pukul 16.30 WIB tanggal 30 Maret 2020," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Kepulauan Riau Didi Kusmarjadi di Batam, Senin (30/3/2020).
Dikutip dari Antara, ia mengatakan, spesimen dari pasien perempuan berusia 34 tahun yang dirawat sejak 27 Maret 2020 itu sudah dikirim ke laboratorium, namun hasilnya belum keluar.
Rencananya, jenazah pasien akan dimakamkan sesuai dengan UU Karantina.
Sebelumnya, satu pasien positif COVID-19 di rumah sakit yang sama juga meninggal pada Senin dinihari pukul 1.45 WIB dan sudah dimakamkan Senin pagi. Pria berusia 47 tahun itu datang ke Batam pada Kamis (12/3) dari Jakarta dan pada Senin (23/3) dinyatakan positif COVID-19. 
Pasien Bertambah 
Jambi (ANTARA) - Hasil uji laboratorium terhadap sampel swab pasien dalam pengawasan (PDP) di Provinsi Jambi yang dilakukan oleh Laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan, menyatakan positif terpapar COVID-19 sehingga jumlah pasien positif virus corona menjadi dua orang. 
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah selaku Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jambi, Senin malam, membenarkan satu pasien semula berstatus PDP berdasarkan hasil uji lab dinyatakan positif terjangkit.
"Pasien positif tersebut laki-laki usia 53 tahun. Total saat ini ada dua pasien positif COVID-19 di Provinsi Jambi," kata Johansyah.
Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP), berdasarkan data Gugus Tugas Provinsi Jambi, Update 30 Maret pukul 17.00 WIB berjumlah 1.041 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 18 orang.
Kemudian hasil lab untuk 18 orang sudah keluar, dan dua dinyatakan positif selebihnya negatif.
"Masih ada lima orang yang diuji lab dan kita masih menunggu hasil labnya keluar," kata Johansyah.



#Batam

Komentar Anda
Komentar