Hello,

Reader

Menpora: Kebijakan Pemerintah Fokus ke Penanganan Covid-19
Menpora Zainudin Amali saat melakukan telekonferensi bersama media di Jakarta, Selasa (7/4/2020).
Menpora: Kebijakan Pemerintah Fokus ke Penanganan Covid-19

Jakarta, HanTer - Paket kebijakan pemerintah saat ini lebih difokuskan kepada percepatan penanganan wabah COVID-19 daripada hal-hal lain, termasuk pemberian subsidi bagi industri olahraga Tanah Air.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, saat melakukan telekonferensi bersama media di Jakarta, Selasa (7/4/2020). "Paket kebijakan tertuju ke penanganan COVID-19. Itu banyak variabelnya, seperti pemenuhan kebutuhan rumah sakitnya, alat pelindung diri, dan lain-lain itu masuk konsentrasi kelompok pertama," kata Menpora Zainudin Amali.

Lebih lanjut politikus asal Partai Golkar itu mengatakan bahwa paket pada kelompok kedua ditujukan kepada social safety net yaitu bantuan untuk mereka yang terkena dampak dari corona ini, sedangkan yang ketiga terdapat paket untuk dunia usaha, termasuk relaksasi pajak. Oleh sebab itu ia menambahkan jika saat ini tidak mengalokasikan anggaran subsidi untuk industri olahraga profesional.

Pandemi COVID-19 yang saat ini masih berlangsung di tanah air, telah memaksa pemerintah harus menghemat belanja negara serta melakukan realokasi anggaran. "Bentuknya (kebijakan) relaksasi pajak dan keringanan cicilan, bukan dalam bentuk cash," ucap Menpora Zainudin Amali

Seperti diketahui, wabah virus corona memang telah membuat sejumlah kompetisi sepakbola seperti Liga 1 dan Liga 2 Indonesia, Liga Basket Indonesia (IBL) harus terhenti sementara waktu. Tak hanya itu, kompetisi bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 20202 dan masih banyak kompetisi lainnya pun telah memutuskan untuk menghentikan kompetisi mereka,  akibat kekhawatiran pandemi COVID-19 yang belum mereda.

Kondisi itu pun dinilai banyak pihak merugikan para pemain, sponsor, operator kompetisi, dan pemangku kebijakan lainnya.

Akan tetapi, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah menanda tangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan COVID-19.

APBN tahun 2020 untuk penanganan COVID-19 adalah sebesar Rp405,1 triliun. Total anggaran tersebut dialokasikan Rp75 triliun untuk belanja bidang kesehatan, Rp110 triliun untuk perlindungan sosial, dan Rp70,1 triliun untuk insentif perpajakan dan stimulus Kredit Usaha Rakyat.

Kemudian, Rp150 triliun untuk pembiayaan program pemulihan ekonomi nasional, termasuk restrukturasi kredit serta penjaminan dan pembiayaan dunia usaha, khususnya usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah.



#Menpora #ZainudinAmali #Kemenpora #Pemerintah #Covid-19 #coronavirus #virus #corona

Komentar Anda
Komentar