Hello,

Reader

Warga DKI Dilarang Berkumpul Lebih dari Lima Orang
Jakarta mulai sepi jelang penerapan PSBB
Warga DKI Dilarang Berkumpul Lebih dari Lima Orang

Jakarta, HanTer— Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota nantinya warga Jakarta dilarang berkumpul lebih dari lima orang terutama ketika berkegiatan di luar ruangan.

"Ada satu catatan penting yang perlu diketahui semua bahwa pada saat PSBB ini dilaksanakan maka tidak diizinkan ada kerumunan di atas 5 orang di seluruh Jakarta. Kegiatan-kegiatan di luar ruangan maksimal lima orang. Di atas 5 orang tidak diizinkan," kata Anies dalam konferensi persnya di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Anies menegaskan jika ditemukan warga melanggar aturan tersebut maka Polda Metro Jaya dan TNI memastikan akan melakukan penegakan hukum sesuai aturan yang akan diberlakukan mulai Jumat (10/4) itu.

Anies bahkan mengatakan patroli keamanan akan ditingkatkan sampai tingkat Rukun Warga (RW) sehingga dapat memastikan seluruh masyarakat menaati PSBB DKI Jakarta.

"Kami akan ambil tindakan tegas, seluruh jajaran Pemprov DKI, Kepolisian, dan TNI akan menjalankan penertiban untuk memastikan seluruh ketentuan PSBB dijalani. Patroli akan ditingkatkan dan kami harap seluruh masyarakat menaati," kata Anies.

Aturan PSBB direncanakan rampung pada Rabu (8/4) esok sehingga dapat segera diakses dan dipelajari oleh seluruh warga Ibu Kota Jakarta.

Anies akan mulai memberlakukan PSBB bagi masyarakat DKI Jakarta mulai Jumat (10/4) guna memutuskan penyebaran COVID-19.

"DKI Jakarta akan melaksanakan PSBB sebagaimana digariskan oleh keputusan Menteri Kesehatan RI. Ini efektif mulai hari Jumat tanggal 10 April 2020," kata Anies.

 

PSBB berlaku selama 14 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di suatu daerah. Pemprov DKI Jakarta bersama POLRI dan TNI akan mengambil tindakan tegas jika masyarakat tidak menaati kebijakan yang diberlakukan.

Banyak Manfaat

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan, ada banyak manfaat yang didapat dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.

"Beberapa saat lalu, Menkes (Menteri Kesehatan) menyetujui berlakunya PSBB di wilayah DKI Jakarta. Artinya, ini adalah upaya yang lebih berskala besar terkait imbauan pemerintah untuk tetap belajar dari rumah, bekerja dari rumah dan beribadah dari rumah," ujar Yuri di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

"Akan banyak yang nanti bisa kita dapatkan terkait manfaat pemberlakuan PSBB," lanjut dia dilansir Antara.

Yuri menambahkan, beberapa manfaat yang didapat melalui PSBB di Jakarta ialah mencegah munculnya kerumunan dan berbagai aktivitas publik yang berpotensi menjadi medium penularan Covid-19.

Ia pun meminta masyarakat di Jakarta serta daerah lainnya yang nanti memberlakukan PSBB, mematuhi segala ketentuannya.

"Ini penting karena keputusan ini ditujukan untuk melindungi kita semua dari kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 dari orang lain. Karena itu kita semuanya bersama untuk memutuskan rantai penularan ini dengan cara tidak melakukan mobilisasi sosial," lanjut dia. Sammy


#VirusCorona #CoronaDiJakarta #AniesBaswedan #PSBB

Komentar Anda
Komentar