Hello,

Reader

FIFA Prioritaskan Kompetisi Domestik
Para pembawa bendera Fairplay FIFA memasuki arena lapangan hijau sebelum pertandingan dimulai (ilustrasi/ist))
FIFA Prioritaskan Kompetisi Domestik

Zurich, HanTer - UEFA selaku federasi tertinggi sepakbola Eropa diminta untuk fleksibel dalam upaya melanjutkan sejumlah turnamen besar mereka, seperti Liga Champions maupun Liga Europa. Permintaan itu dilayangkan langsung oleh 'orang tua' mereka, FIFA.

Ya, FIFA sebagai induk tertinggi sepakbola dunia sedikit menyentil UEFA. Sebab sejumlah keputusan kontroversial kerap ditimbulkan oleh federasi pimpinan Aleksander Ceferin. Sehingga hal tersebut hanya berujung menimbulkan kegaduhan, khususnya di liga domestik tiap negara.

Dimana UEFA bersikeras untuk memulai kembali dua turnamen mereka, yakni Liga Champions dan Liga Europa pada awal Agustus mendatang. Hal itu membuat federasi sepakbola, khususnya di Eropa risau. Pasalnya pandemi penyebaran global virus corona belum bisa dipastikan kapan berakhir.

Tarik ulur pun terjadi antara klub dengan federasi di masing-masing negara. Dimana mereka berupaya mencari celah untuk merampungkan kompetisi sebelum menginjak bulan Agustus. Salah satunya di Inggris. Kegaduhan terjadi antara klub dan federasi setempat dalam hal ini FA.

Bahkan FA beserta operator mengeluarkan ultimatum akan memberikan sanksi tegas kepada pemain dan pelatih di sebuah klub apabila klub tersebut keberatan untuk melanjutkan permainan yang sampai saat ini masih ditangguhkan akibat dari dampak masifnya penyebaran Covid-19.

Setali tiga uang. Hal yang sama terjadi di Italia dan Spanyol. Federasi setempat belum bisa memastikan kapan liga kembali digulirkan menyusul belum terkendalinya ancaman Covid-19 yang tentu saja membahayakan keselamatan serta nyawa pemain. Apalagi pemerintah setempat masih memberikan larangan keras untuk melakukan aktivitas.

Melihat kegaduhan itu, FIFA pun akhirnya ambil sikap. Sebagai 'orang tua' di sektor sepakbola, mereka meminta UEFA agar bersikap lebih fleksibel dengan memprioritaskan selesainya liga domestik. Setelah itu, barulah UEFA meneruskan program dengan menggelar lanjutan Liga Champions dan Liga Europa.

"Kesehatan dan keselamatan adalah yang utama dan terpenting. Lima liga besar teratas ingin mengakhiri musim mereka, tetapi tidak ada yang berniat untuk melanggar aturan Pemerintah atau otoritas lokal lainnya," kata Anggota Dewan FIFA Evelina Christillin dikutip Daily Record, kemarin.

Lain cerita bila sebuah pemerintah negara mengizinkan segala aktivitas, termasuk pelatihan klub-klub lokal, maka dengan tangan terbuka FIFA turut merestui kompetisi dan turnamen dilanjutkan.

"Itu tergantung pada Pemerintah di masing-masing negara. Secara teori, mungkin untuk melanjutkan pelatihan setelah dekrit ini kedaluwarsa, tetapi saya tidak tahu apakah mungkin untuk melakukan ini di seluruh Eropa secara bersamaan atau tidak," tegas dia.



#fifa #prioritas #liga #domestik #eropa #uefa #ligachampions #ligaeuropa

Komentar Anda
Komentar