Hello,

Reader

RS Pertamina Jaya Siapkan Lab Swab PCR COVID-19
RS Pertamina Jaya Siapkan Lab Swab PCR COVID-19

Jakarta, HanTer - Rumah Sakit Pertamina Jaya akan segera mengoperasikan laboratorium deteksi Covid-19 dan menerima pemeriksaan rujukan dari berbagai rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya.

 

Sebelumnya RS Pertamina Jaya sudah beroperasi sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam menangani pandemo COVID-29.

 

Direktur SDM Pertamina, Koeshartanto menyatakan, bentuk dukungan juga dilakukan dengan  menyiapkan fasilitas medis yang memadai, termasuk menyiapkan laboratorium deteksi Covid-19 untuk membantu mendeteksi lebih awal pasien yang terduga terinfeksi Covid-19.

 

Kesiapan fasilitas laboratorium Swab PCR Cov-2 ditinjau langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Direktur SDM Pertamina Koeshartanto dan Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat didampingi para pakar kesehatan dan peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) serta Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Kamis (16/4/2020).

 

Saat ini Rumah Sakit Pertamina Jaya telah merawat 5 pasien yang positif terinfeksi Covid-19.

 

"Pertamina senantiasa hadir untuk memberikan solusi terbaik bagi problematika yang menjadi tantangan bangsa. Pertamina telah menyiapkan seluruh fasilitas kesehatan serta laboratorium khusus pengujian Covid-19 sesuai standar WHO, sekaligus menyiapkan sekitar 700 tenaga medis untuk mendukung penanganan pasien Covid-19," ujar Koeshartanto.

 

Sementara Direktur Utama Pertamedika IHC Fathema Djan Rachmat menambahkan, RS Pertamina Jaya menyediakan 160 bed dan 65 ruang isolasi untuk pasien Covid-19 dan menerima rujukan pemeriksaan laboratorium Swab PCR Cov-2 dari berbagai rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya.

 

"RSPJ menerima pasien untuk kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun pasien yang telah terkonfirmasi positif Covid 19, dengan gejala klinis sedang, berat, dan kritikal" jelas Fathema

 

Penetapan gejala pasien yang diterima di RSPJ, tambah Fathema, mengacu pada Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid -19) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, pada Maret Tahun 2020.



#Corona #covid-19 #pertamina #rumahsakit

Komentar Anda
Komentar