Hello,

Reader

Jepang Tingkatkan Stimulus Menjadi 1,1 Triliun US Dolar Untuk Warga
Ilustrasi warga Jepang
Jepang Tingkatkan Stimulus Menjadi 1,1 Triliun US Dolar Untuk Warga

Tokyo, HanTer - Jepang meningkatkan paket stimulus ekonomi baru pada hari Senin ke rekor 1,1 triliun US Dolar untuk memperluas pembayaran tunai kepada warganya, karena dampak dari pandemi Coronavirus yang mengancam untuk mendorong ekonomi terbesar ketiga di dunia itu ke dalam resesi.

Perdana Menteri Shinzo Abe secara resmi memutuskan stimulus baru kurang dari dua minggu setelah kabinetnya menyetujui rencana sebelumnya untuk menghabiskan 108,2 triliun yen (1 triliun US Dolar), guna membayar 300.000 yen untuk rumah tangga, setelah mengalami penurunan tajam dalam pendapatan.

Abe telah menyerah pada tekanan dari dalam blok penguasa sendiri untuk meningkatkan bantuan yang sebelumnya hanya dibayarkan sebesar 100.000 yen untuk setiap warga negara, bukannya 300.000 yen untuk sejumlah rumah tangga, kata para analis, yang meragukan kepemimpinannya di tengah turunnya dukungan. Jumlah baru tiga kali lipat biaya dari apa yang semula direncanakan pemerintah menjadi 12 triliun yen.

“Saya mengerti skema pembayaran 100.000 yen diputuskan dengan tujuan mendorong setiap warga negara untuk saling membantu mengatasi krisis ini sebagai satu kesatuan,” kata Menteri Keuangan Taro Aso.

"Kementerian keuangan akan melakukan yang terbaik untuk memberlakukan ini dengan cepat sehingga pembayaran dan dukungan lainnya akan dikirimkan kepada masyarakat sedini mungkin," tambah Aso.

Perluasan skema dapat mendukung konsumsi swasta yang menyumbang lebih dari setengah ekonomi, beberapa analis mengatakan, meskipun banyak yang lain percaya sebagian besar pembayaran akan berakhir dengan penghematan daripada pengeluaran untuk menopang perekonomian.

"Penerima pembayaran termasuk orang kaya dan orang-orang yang pendapatannya tidak menderita, jadi tabungan juga akan naik," kata Ryutaro Kono, ekonom koki di BNP Paribas Securities.

“Bahkan mengingat lebih banyak orang akan menderita kesengsaraan ekonomi saat ini daripada selama krisis keuangan 2009, proporsi pembayaran yang akan dihabiskan diperkirakan sekitar 40%. Dengan demikian, itu akan mendorong PDB hanya sebesar 0,3 poin persentase," tambah Ryutaro Kono.

Kementerian Keuangan juga mengatakan jika paket yang ditingkatkan akan berjumlah 117,1 triliun yen (1,086 triliun US Dolar), dengan langkah-langkah fiskal kurang dari setengahnya.

Untuk membantu mendanai pengeluaran stimulus, pemerintah menyusun catatan anggaran tambahan senilai 25,7 triliun yen untuk tahun fiskal mulai 1 April, yang sepenuhnya didanai oleh penerbitan obligasi tambahan, kata kementerian. Itu dibandingkan dengan anggaran ekstra awal senilai 16,8 triliun yen.

Disaat pemerintah meningkatkan stimulus fiskal, Bank of Japan (BOJ) juga telah bergabung dengan bank sentral lain untuk meluncurkan stimulus untuk mencegah risiko resesi global.

BOJ melonggarkan kebijakan moneter bulan lalu dengan berjanji untuk meningkatkan pembelian aset berisiko dan menciptakan skema pinjaman baru untuk memompa lebih banyak uang ke perusahaan-perusahaan yang terpukul oleh penjualan yang merosot.

Bank sentral akan membahas langkah-langkah lebih lanjut untuk meredakan ketegangan pendanaan perusahaan pada tinjauan suku bunga bulan ini karena dampaknya memukul laba.

Pemerintah di sisi lain akan meningkatkan penerbitan pasar obligasi pemerintah sebesar 5,8 triliun yen menjadi 152,8 triliun yen pada tahun fiskal hingga Maret 2021.

Pinjaman tambahan akan menambah beban hutang publik terberat di dunia industri, yang lebih dari dua kali lipat ukuran ekonomi Jepang yakni 5 triliun US Dolar.

Jarang bagi pemerintah untuk menyusun anggaran tambahan pada awal tahun fiskal baru, dan bahkan lebih jarang untuk merevisi rancangan anggaran yang telah disetujui oleh kabinet setelah berkoordinasi erat dengan koalisi yang berkuasa.

Pekan lalu, perdana menteri, yang telah dikritik oleh beberapa orang atas penanganan pandemi ini, meminta maaf atas kebingungan mengenai rencana untuk mulai mendistribusikan pembayaran bantuan dampak Coronavirus yang akan dilakukan pada bulan depan.

Pemerintah diharapkan untuk menyerahkan anggaran tambahan ke parlemen awal minggu depan, dengan tujuan untuk mendapatkan persetujuan di awal Mei.

Lebih dari 200 orang telah meninggal akibat virus di Jepang, yang telah melaporkan lebih dari 11.000 infeksi, yang lebih dari seperempatnya berada di Tokyo. Hermansyah



#Resesi #Ekonomi #Jepang #Stimulus #Covid-19 #Corona #Virus

Komentar Anda
Komentar