Hello,

Reader

Mendiang Djoko Santoso di Mata Para Tokoh: Peduli Rakyat, Selalu Memikirkan Nasib Bangsa
Prajurit TNI membawa bingkai foto saat mengikuti prosesi pemakaman mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso di San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, Minggu (10/5/2020). Antara
Mendiang Djoko Santoso di Mata Para Tokoh: Peduli Rakyat, Selalu Memikirkan Nasib Bangsa

Inna lillaahi wainna ilaihi rooji’uun. Selamat jalan Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso. Mantan Panglima TNI itu berpulang ke Rahmatullah pada Minggu pagi 10 Mei 2020 dalam usia 68 tahun. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisiNya.  
Ucapan duka cita pun mengalir dari para sahabat maupun kolega mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) tersebut.

Anies Baswedan, Gubernur DKI

Beliau selalu menanamkan kecintaan kepada bangsa dan negara tanpa syarat. Beliau sering mampir ke kantor saya memberikan nasihat atau saran atas permasalahan yang sedang terjadi.

Almarhum tak pernah pensiun memikirkan bangsanya. Dalam setiap kesempatan kecintaan terhadap bangsa dan negara selalu disampaikan, terutama untuk mereka yang muda-muda. 

Almarhum adalah seorang patriot. Dan apa yang menjadi dharma baktinya akan mengalir pahala tanpa henti kepada almarhum.

Rizal Ramli, Tokoh Nasional

Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Panglima TNI DJoko Santoso. Beliau adalah sahabat dan pemimpin yang berani, punya visi, penuh tanggung jawab, perduli pada rakyat dan negara, berdedikasi pada bangsa dan memegang teguh Pancasila/Sapta Marga sampai akhir hayatnya. Almarhum adalah tokoh yang halus budi, dan selalu memikirkan nasib bangsa. 

Sandiaga Uno, Mantan Wagub DKI

Indonesia telah kehilangan putra terbaik yang telah berjuang dan berbakti untuk bangsa dan negara. Saya banyak sekali utang budi terhadap alamrhum, karena beluau banyak membimbing Sandi berkarier di ranah publik.

Beliau selalu memberikan pesan bahwa kita harus memberikan yang terbaik, bersatu padu membangun Indonesia dan merah putih selalu ada di dada. Yang paling saya ingat waktu pilgub, waktu itu Pak Djoko selalu menyatakan strategi paling tepat terjun menemui masyarakat dan jangan pernah lelah menemui masyarakat. Kita siapkan strategi dan Pak Djoko yang memberikan nasihat sehingga saya turun lebih dari 1.300 titik kunjungan masyarakat. 

Fadli Zon, anggota DPR

Beliau adalah sosok yang sangat konsisten dan berpendirian teguh.
Saya merasa sangat kehilangan. Almarhum adalah orang yang konsisten dan punya pendirian teguh. Sungguh merasa kehilangan. Alfatihah.

Liliyana Natsir, pebulutangkis

Almarhum adalah sosok kebapakan sekaligus pemimpin yang berwibawa. Juga sosok rendah hati, sosok bertanggung jawab, sosok orang tua yang mengayomi anak-anaknya.

Hendra Setiawan, pebulutangkis

Almarhum sebagai pemimpin yang tegas dan memberikan banyak perhatian kepada para atlet. Beliau seorang pemimpin yang tegas tapi juga baik.

Pendarahan
       
Djoko Santoso meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta karena mengalami pendarahan di otak.
       
Almarhum meninggalkan istri, Angky Retno Yudianti dan dua anak, sepasang putera-puteri yang keduanya kini menjadi anggota DPR, Andika Pandu Puragabaya dan Ardhya Pratiwi Setyowati.
       
Djoko Santoso adalah Panglima TNI pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dia menjabat Panglima sejak 28 Desember 2007 hingga 28 September 2010.
       
Pensiun dari militer, Djoko Santoso melanjutkan kariernya,  bergabung dengan Partai Gerindra pada 2015. Dia masuk struktur Dewan Pembina, dan pada Pilpres 2019 menjadi Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.  



#Panglima #tni #djokosantoso #meninggaldunia

Komentar Anda
Komentar