Hello,

Reader

Indro: Tarik Harta Koruptor Untuk Biaya Pencegahan Covid-19
Indro: Tarik Harta Koruptor Untuk Biaya Pencegahan Covid-19

Jakarta, HanTer - Pemerintah membutuhkan dana besar untuk melakukan pencegahan penanggulangan pandemi Covid-19. Termasuk membutuhkan dana yang besar untuk membantu warga dan dunia usaha yang terdampak corona.

Terkait hal tersebut, pengamat politik dan sosial S Indro Tjahyono mengusulkan harta kekayaan koruptor bisa digunakan untuk membiayai pencegahan corona. “Tarik dana dan harta koruptor lalu lakukan pelelangan dan hasilnya untuk membantu mencegah dan menanggulangi corona dan memberikan dana stimulus kepada dunia usaha dan warga terdampak virus tersebut,” kata Indro kepada Harian Terbit, belum lama ini.

Aktivis mahasiswa 1977/1978 ini mengemukakan, pemerintah juga bisa menggunakan dana BLBI yang berhasil diamankan digunakan untuk pencegahan dampak dan penanggulangan pandemi Covid 19. 

“Memang sejak awal, pada tahun '98, negara mengeluarkan Rp320 triliun untuk 54 bank swasta, tapi apa yang terjadi, dana yang kembali hanyalah 8,5 persen atau sekitarRp27,2 T kepada negara. Dana tersebut tidak diketahui penggunaannya setelah disimpan di kas negara.,” ujarnya.

Mantan Ketua Dewan Mahasiswa ITB ini, pemerintah sebaiknya jujur kalau tidak ada dana untuk menjalankan PSBB. Bukannya bersikap inosen atau tanpa salah dalam menjalankan ketentuan PSBB. Pemerintah dengan mengatakan ini bencana bisa membentuk Tim Penanggulangan Covid 19 yang melibatkan pihak swasta, LSM, ormas, dan perorangan. 

“Jika Tim ini terbentuk, maka jalan keluar darurat (emergency exit) dalam mengatasi Covid 19 bisa dibangun secara sinergis,” ungkapnya.



#Corona #covid-19 #sembako #blt #koruptor

Komentar Anda
Komentar