Hello,

Reader

Pengendara Tanpa SIKM Banyak Yang Diputar Balik, Anies: Anda Keluar Jakarta Jangan Harap Pulang Cepat
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ist)
Pengendara Tanpa SIKM Banyak Yang Diputar Balik, Anies: Anda Keluar Jakarta Jangan Harap Pulang Cepat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, memastikan pengetatan arus balik lebaran Idul Fitri terus berjalan dari Jumat (22/5/2020) sampai Minggu (7/6/2020) mendatang. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini bahkan menyebut, sudah banyak pengendara yang diminta memutar balik kendaraannya untuk kembali ke kampung halamannya karena tidak mengantongi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta.

"Dilihat sendiri sudah banyak yang diputar balik kendaraannya tanpa SIKM. Artinya, petugas melaksanakan hal ini dengan tegas," kata Anies usai meninjau pengecekan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) di ruas tol Jakarta-Cikampek KM 47, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Selasa (26/5/2020) malam.

Anies mengatakan, petugas menyadari bahwa bila pengawasan dilonggarkan bakal berdampak buruk kepada warga Jakarta. Apalagi ada jutaan warga Jakarta yang sejak dua bulan terakhir konsisten tetap berada di rumah untuk menekan penularan virus Covid-19 yang terjadi antar pribadi masyarakat.

Dalam kesempatan itu Anies mengimbau kepada masyarakat Jakarta atau luar Jakarta yang ingin ke Ibu Kota namun tidak punya Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), sebaiknya menunda perjalanannya. Sebab dipastikan mereka tidak bisa masuk ke Jakarta.

"Tunda rencananya, lakukan kegiatan lewat jarak jauh sekarang ada namanya video conference. Pesan ini sebetulnya sudah disampaikan sejak pertengahan bulan Ramadan," ujarnya.

"Pesannya begitu jelas, bila Anda keluar Jakarta maka jangan harap bisa pulang cepat. Itu sudah disampaikan sejak dulu," tambahnya.

Anies menjelaskan, kebijakan ini diterapkan untuk mencegah melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta. Dia tidak ingin Jakarta kembali pada Maret 2020 lalu, di mana saat itu kasus Covid-19 di Jakarta cukup tinggi setiap hari.

"Ini dikerjakan untuk melindungi masyarakat Jakarta, kami mengambil keputusan tindakan tegas dilaksanakan secara tegas di lapangan agar Jakarta yang sudah dua bulan lebih melakukan PSBB bisa segera tuntas," ungkapnya.

26 Check Point

Personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP DKI Jakarta disiagakan di 26 check point keluar masuk Jakarta mengantisipasi arus balik warga menuju Jakarta tanpa memiliki SIKM.

Rinciannya, sebanyak 19 check point berada di ruas jalan arteri perbatasan DKI Jakarta dengan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Kemudian, tiga check point di gerbang tol perbatasan Tangerang, Bekasi, dan Cikampek (Karawang Barat), serta empat check point lainnya yakni di Terminal Pulogebang, Pelabuhan Tanjung Priok, Stasiun Gambir dan Bandara Soekarno Hatta.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin mengatakan, hal ini sesuai Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar Dan/Atau Masuk Provinsi DKI Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19.

"Kami bersama petugas dari Dinas Perhubungan maupun kepolisian melakukan pengawasan dan pemeriksaan SIKM bagi yang masuk maupun keluar Jakarta. Apabila tidak dapat menunjukan SIKM kami minta putar balik atau kembali ke tempat asal," ujarnya, Rabu (27/5/2020).



#Corona #covid-19 #psbb #jakarta #sikm #anies #mudik

Komentar Anda
Komentar