Hello,

Reader

Perpuhi: Jemaah Umrah Pertama Diberangkatkan 17 September 2020 
Perpuhi: Jemaah Umrah Pertama Diberangkatkan 17 September 2020 

Solo, HanTer - Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) memastikan calon jemaah umrah tetap berangkat meski saat ini tertunda akibat pandemi COVID-19.

“Sesuai dengan rencana, perjalanan umrah mulai dibuka pada September mendatang. Jika sesuai dengan jadwal, dikatakannya, maskapai Garuda Indonesia akan memberangkatkan jemaah umrah pertama pada 17 September 2020,” kata Ketua Perpuhi Her Suprabu di Solo, Selasa (2/6/2020).

Meski demikian, kata Her,  harus ada biaya tambahan. “Ini diberlakukan karena untuk mendukung protokol kesehatan pada penerapan New Normal," ujarnya.

Ia mengatakan untuk biaya yang dikenakan kepada setiap calon anggota jemaah umrah sebesar sepertiga dari total biaya umrah.

"Kalau biasanya Rp25 juta saat ini menjadi Rp30 juta. Kenaikan biaya ini dikenakan setelah dilakukan berbagai perhitungan karena nanti akan ada physical distancing di pesawat, tidak bisa sekamar empat orang, dan berbagai penerapan protokol kesehatan lainnya," katanya.

Menurut dia, jika calon jemaah keberatan dengan adanya biaya tambahan tersebut maka tergantung dari pemerintah apakah dana bisa dikembalikan kepada orang yang bersangkutan atau tidak mengingat saat ini dana sudah masuk ke pemerintah.

Sementara itu, akibat pandemi COVID-19 Perpuhi mencatat sebanyak 25.000 calon anggota jemaah umrah tertunda keberangkatannya. Oleh karena itu, mereka inilah yang akan dikenai biaya tambahan.

Ia meminta kepada seluruh anggota biro umrah segera menyiapkan standar operasional prosedur protokol kesehatan untuk keberangkatan jemaah umrah. "SOP ini harus diberlakukan sejak dari pendaftaran sampai pemberangkatan," kata Her.



#Corona #covid-19 #haji #umroh

Komentar Anda
Komentar