Hello,

Reader

Iwan Sumule: Debat Luhut VS RR Bukan Untuk Cari Sensasi
Iwan Sumule: Debat Luhut VS RR Bukan Untuk Cari Sensasi

Jakarta, HanTer - Ketua Majelis Pro Demokrasi (ProDEM), Iwan Sumule mengatakan debat soal utang negara antara Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Pandjaitan dengan ekonom senior DR. Rizal Ramli,  bukan untuk mencari sensasi, melainkan untuk membantu pemerintah mencerdaskan bangsa. 

“Terlebih selain utang yang menggunung, rakyat juga sedang mengkritisi penerbitan Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Covid-19, yang kini telah resmi menjadi UU 2/2020,” kata Iwan, Kamis (10/6/2020).

Menurutnya, Luhut Pandjaitan akan rugi jika menolak kesanggupan Rizal Ramli untuk berdebat. Sebab selain tidak bisa memberi penjelasan mengenai kebijakan utang dan ekonomi pemerintah ke publik, Luhut juga akan dicap sebagai menteri yang hanya membual di depan publik. “Kalau Luhut batalkan tantangan, tentu akan dianggap "tong kosong”,” tutupnya.

Luhut Bakal Keok 

Ketua Umum Badan Relawan Nusantara (BRN) Edysa Girsang mengatakan, kalah dan menang adalah soal biasa dalam berdebat.

“Saya yakin Bang RR cukup siap dan matang membuka kebobrokan ekonomi rezim saat ini, yang hanya mengandalkan pinjaman dan pajak. Saya pribadi sangat mendukung pikiran-pikiran ekonomi Bang RR yang sangat original dan menjawab masalah saat," ujar Edysa Girsang kepada Harian Terbit, Kamis (11/6/2020).

Sementara itu, Koordinator Gerakan Perubahan (Garpu) Muslim Arbi menilai, tantangan debat soal utang yang dilontarkan Luhut tidak bakalan terjadi. Karena sangat diyakini Luhut pasti kalah telak ketika berdebat dengan Rizal Ramli. Apalagi Rizal Ramli mengajuakan 2 syarat. Pertama, jika kalah maka maka Rizal Ramli akan stop kritik pemerintah. Kedua, jika Rizal Ramli menang, maka Jokowi harus rombak kabinetnya dengan mengganti Tim Ekonomi-nya.

"Jadi, yang disampaikan Rizal Ramli, artinya bukan persoalan ekonomi (utang) belaka, melainkan punya konsekwensi politik, pemerintahan dan kenegaraan," tegasnya.

Muslim meyakini Luhut bakal kalah dalam debat nanti. Karena selama ini kritikan Rizal Ramli terkait kondisi ekonomi tidak pernah terbantahkan, baik sejak zaman Soeharto, hingga saat ini. Sasaran kritikan Rizal Ramli itu sebenarnya terutama kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani sebagai pihak yang mengelola Keuangan Negara. Ironsinya, Sri Mulyani malah mengeluarkan pernyataan seperti pengamat ekonomi, bukan sebagai eksekutor.

Pengamat politik dari Institute for Strategic and Development (ISDS) Aminudin memastikan Luhut bakal keok menghadapi debat dengan Dr Rizal Ramli. Apalagi Luhut tidak mempunyai basik pendidikan ekonomi seperti Dr Rizal Ramli. Luhut basiknya militer, S1 -nya entah lulus atau tidak sehingga dipastikan sangat tidak paham ekonomi. Sementara Dr Rizal Ramli  jebolan Doktor ekonomi Amerika dengan prestasi yang gemilang.

"Hanya sekitar dua tahun Dr. Rizal Ramli sudah berhasil entaskan kemiskinan hampir 6% dengan hutang luar negeri sangat minimal dengan harga BBM murah dibawah harga minyak dunia," jelasnya.



#Rizalramli #ekonomi #luhut #utangnegara

Komentar Anda
Komentar