Hello,

Reader

Peluang Prabowo Sudah Hilang, Empat Gubernur Bakal Bertarung di Pilpres 2024
Istimewa
Peluang Prabowo Sudah Hilang, Empat Gubernur Bakal Bertarung di Pilpres 2024

Jakarta, HanTer - Sejumlah nama diprediksi bakal bertarung pada Pilpres 2024.  Mereka adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

Sementara Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2024 diyakini melemah dan tergerus oleh tokoh-tokoh muda yang mewarnai kontestasi Pemilu 2024. 

"Peluang Prabowo di Pilpres 2024 telah hilang. Jadi yang berjibaku sekarang Anies Baswedan, Ganjar, Ridwan Kamil, Khofifah," kata Ketua Dewan Pengurus LP3ES, Prof Didik J Rachbini saat mengisi diskusi daring bertema 'Dinamika Baru Elektoral Ganjar, Anies Ridwan Kamil, Bagaimana Menurut Riset Big Data?', Selasa (16/6).

Didik mengatakan, pada 2008, elektabilitas Prabowo Subianto terus mengalami kenaikan signifikan. Namun pada 2009 popularitasnya mulai turun. 

Mengulas Pilpres 2019 lalu, kata Didik, sejatinya Jokowi bisa dikalahkan bila Prabowo lebih mempercayakan kepada tokoh muda. "Kalau Prabowo tidak nyalon, ada calon lain melawan, Jokowi mungkin tumbang juga. Karena 95 persen RPJMN Jokowi itu tidak tercapai. Yang tercapai hanya inflasi saja," tegas ekonom senior Indef ini. 

Didik meyakini Pilpres 2024 akan ada dinamika baru dari kelompok muda seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, hingga Khofifah Indar Parawansa.  "Saya melihat pemimpin Indonesia ke depan ada pada tokoh muda ini,"ujar Didik.

Sementara itu Jerry Massie berpendapat Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil maupun Khofifah Indar Parawangsa dan Anies Baswedan berpeluang besar. Dua tokoh milenial yakni Erick Thohir dan Sandiaga Uno juga berpeluang. Alasan mendasar, kecepatan, kesiagaan sampai ketepatan mengambil policy and decision (kebijakan dan keputusan) menjadi kartu AS. 

Menurutnya, Erick tokoh milenial potensial yang credible. Mantan bos klub raksasa Italia "Nerazurri" Inter Milan ini punya kemampuan memimpin yang apik. Lihat saja, bagaimana dia membersihkan BUMN, bahkan merekstrurisasi perusahaan plat merah ini dari 142 menjadi 107 perusahaan. 

Jerry berpendapat, kemapanan, ketegasan dan visioner menjadi poin penting penilaian publik pada Pilpres 2024 mendatang. “Saya nilai saat ini rakyat butuh bukan sekadar imaging political (politik pencitraan) tapi political action (tindakan politik). Bukan hanya umbar janji atau politik jual kecap bahkan politik dagang sapi, tapi the real politik,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif meminta Prabowo tidak perlu maju kembali menjadi capres, lebih baik ada sosok baru yang berkontestasi dalam pilpres mendatang. 

“Pada Pilpres 2019 PA 212 memiliki pengalaman sendiri dalam mendukung PS sebagai capres. Untuk perjuangan kami ke depan Prabowo sudah finish. Biarkan saat ini beliau menikmati dan menyelesaikan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan," kata Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif di Jakarta, Kamis (11/6/2020).

Slamet menilai, seharusnya Gerindra pada Pilpres 2024 berhasil memunculkan calon baru yang lebih muda. Dia menyebut pengkaderan Gerindra gagal jika Pilpres 2024 tetap mengusung PS sebagai capres.

"Kami jika pengkaderan Gerindra berhasil akan muncul calon baru dan muda, tapi jika dipaksakan Prabowo capres lagi berarti pengkaderan Gerindra gagal," ujar Slamet.

Slamet menyebutkan, pada 2024 nanti, biarlah PS sebagai negarawan. Lebih baik, kata dia, Gerindra memunculkan capres baru untuk memimpin negeri.



#Pilpres #prabowo #gubernur #anies #ridwankamil #ganjar

Komentar Anda
Komentar