Hello,

Reader

Cak Anam: Tulisan Irkham Kritik Terhadap GP Ansor
Mantan Ketua GP Ansor Jawa Timur, Choirul Anam (ist)
Cak Anam: Tulisan Irkham Kritik Terhadap GP Ansor

Jakarta, Hanter - Mantan Ketua GP Ansor Jawa Timur, Choirul Anam mengatakan, tulisan Irkham Fahmi al-Anjatani, yang viral dipercakapan group WhatsApp (WA) sangat bagus. Tulisan Irkham itu sebagai kritik pedas kepada GP Ansor. 

Sebagai mantan Ketua Ansor Jawa Timur, Choirul Anam pun mengaku mengapresiasi tulisan Irkham tersebut. Karena saat ini gaya juang Ansor layak menjadi bahan impian bagi semua pihak.

"(Tapi), itu GP Ansor dulu. Kalau GP Ansor sekarang saya tidak yakin mau gerak menentang RUU HIP," ujar Choirul Anam kepada Harian Terbit, Minggu (28/6/2020).

Cak Anam, panggilan akrab Choirul Anam mengatakan, GP Ansor terdahulu yang sangat sensitif dan bergerak cepat ketika mengetahui ideologi negara dirusak. Bahkan rela berkorban nyawa dan raga untuk membela keutuhan NKRI dari rongrongan berbagai pihak. Sementara GP Ansor sekarang hanya impian seperti yang ditulis Irkham.

Menurut Anam, adanya pihak yang menyebut tulisan Irkham untuk mengadu domba adalah tidak memahami fakta yang terjadi. Karena pada dasarnya tulisan Irkham adalah fakta apa adanya dengan kondisi saat ini. 

Sementara itu, pengamat politik dari Institute for Strategic and Development (ISDS) Aminudin mengatakan, adanya tulisan 
Irkham yang bermimpi GP Anshor menyerang PDIP karena hendak merubah Pancasila karena bagi GP Ansor mempermasalahkan Pancasila sebagai ideologi negara dan isu kebangkitan komunisme adalah sangat sensitif yang harus diwaspadai.

"Karena tragedi 65 dan 48 telah memakan korban di kalangan NU dan GP Ansor terutama dalam tragedi Muncar. Hampir 100 orang GP Ansor, syahid dibunuh PKI dengan cara keji, diracun dulu dengan cara Gerwani pakai baju mirip fatayat NU," ungkap Aminudin.

Menurut Gus Amin, panggilan akrab Aminudin, dalam kasus RUU HIP, PDIP  secara terbuka memang menolak Pancasila yang termaktub dalam Pembukaan UUD 1945. Walaupun saat ini GP Ashor tidak juga turun untuk menolak RUU HIP namun perrnyataan verbal GP Ansor secara tegas menolak RUU HIP sama dengan yang dilakukan  PBNU.

"Turun atau tidak (ke jalan) GP Ansor itu hanya menyangkut taktis dan kepentingan pragmatismenya di tingkat pusat," jelas Gus Amin yang juga mantan pengurus GP Ansor Jawa Timur ini.

Sementara itu Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Quomas atau Gus Yaqut belum merespon pertanyaan Harian Terbit terkait tulisan Irkham Fahmi al-Anjatani tersebut. Hal yang sama juga dilakukan Sekjen GP Ansor Adung Abdul Rochman. Pesan yang disampaikan WhatsApp (WA) yang disampaikan harian ini belum dibaca.



#Ansor #NU #RUU #HIP #PKI

Komentar Anda
Komentar