Hello,

Reader

Partai Golkar Kabupaten Bogor Siap Laksanakan Musyawarah Daerah, Siapa Calon Ketuanya?
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi alias Jaro Ade. (kanan)
Partai Golkar Kabupaten Bogor Siap Laksanakan Musyawarah Daerah, Siapa Calon Ketuanya?

Jakarta, HanTer - Bertempat di ruangan Aula Gedung DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (10/7/2020) digelar rapat pleno diperluas yang dihadiri pengurus DPD yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor, H. Ade Ruhandi, SE yang akrab disapa Jaro Ade dan juga seluruh pengurus Kecamatan Partai Golkar se Kabupaten Bogor.

Rapat pleno diperluas guna menjalankan protokol pencegahan Covid-19 yang mewajibkan seluruh peserta untuk mencuci tangan sebelum masuk ruangan, test suhu tubuh dan juga memakai masker selama acara rapat berlangsung.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor dalam arahannya kepada seluruh peserta rapat menyatakan bahwa DPP Partai Golkar dan DPD Tingkat I Partai Golkar Jawa Barat menginstruksikan k untuk segera melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda).

“Seluruh pengurus DPD dan juga PK Partai Golkar Kabupaten Bogor saya sampaikan bahwa DPP Partai Golkar dan juga DPD Tingkat I Jawa Barat sudah menginstruksikan kepada saya untuk segera menggelar Musda Partai Golkar secepatnya, bahkan setelah rapat dengan DPD Jawa Barat, kita sudah mendapatkan tanggal pelaksanaan kalau tidak ada halangan berarti yaitu tanggal 7-8 Agustus 2020 ini, maka kita semua harus mempersiapkan diri," uhar Ketua DPD Partai Golkar Kab Bogor dua periode ini dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2020).

Jaro Ade juga mempersilahkan kepada semua kader terbaik Partai Golkar untuk maju mencalonkan diri sebagai ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bogor.

“Saya mempersilahkan kepada siapa saja kader Partai Golkar Kabupaten Bogor yang memenuhi syarat menjadi Ketua DPD untuk mencalonkan diri, tapi saya berharap dalam musda ini bukan hanya melahirkan pemimpin DPD saja, tapi juga harus ada konsep program kerja Partai Golkar Kabupaten Bogor mendatang, apalagi pasca pandemi Covid-19 dan juga bencana alam di Kabupaten Bogor, harus ada terobosan konsep yang terkait kemanusiaan demi kemaslahatan masyarakat seperti membangkitkan kembali gairah ekonomi dan juga memperkuat sektor UMKM," ujarny.

Tampung Masukan Kader

Ketua Panitia Musda Golkar 2020 yang juga sebagai ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu), Arman Salam menyatakan akan mendengar masukan dari para stakeholder Partai Golkar Kabupaten Bogor dalam hal ini PK dan Kekaryaan.

“Saya sebagai Steering Committee (SC) akan komitmen untuk mendengar masukan dari para stakeholder yaitu PK dan Kekaryaan, kalau dalam rapat hari ini terlihat banyak PK yang menginginkan Jaro Ade untuk tetap menjadi ketua DPD, akan kami sampaikan ini kepada DPD Jawa Barat maupun DPP Partai Golkar, saya paham keinginan dari para PK karena di dua periode kepemimpinan Jaro Ade berhasil membuat suasana kekeluargaan walaupun ditengah dinamika politik yang dahsyat,'' ujar Arman.

Arman juga menyebutkan, di samping nama Jaro Ade dalam rapat ini juga muncul beberapa nama calon yang diusulkan dan mayoritas dari anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Bogor.

“Tadi dalam rapat juga kan sudah tersebut beberapa nama yang diusulkan ketua PK, dan rata-rata nama tersebut adalah anggota fraksi Golkar DPRD Kab Bogor, ada Achmad Tohawi, Amin Sugandhi, Wawan haikal kurdi ,Ridwan Muhibi, Fachru Rizal dan juga Aan Triana Al Muharom, sekarang tinggal kita tunggu saja dinamika ke depan, yang penting semua tetap bersatu dan lebih mementingkan kepentingan kemajuan Partai Golkar dibanding kepentingan dan ambisi pribadi," ujarnya.

Teknis Pelaksanaan Musda

Sementara itu, ketua Organization Committee (OC), Aan Triana Al Muharom hanya menekankan pada teknis pelaksanaan musda saja.

“Sesuai arahan rapat pleno diperluas hari ini, saya dan teman-teman di kepanitiaan musda Golkar Kabupaten Bogor 2020 ini berharap jalannya musda tetap kondusif dan menjalankan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini, dan juga jangan sampai terlihat hedonis dan mubazir karena kita harus tetap ber empati ditengah kondisi masyarakat Kabupaten Bogor yang baru saja dilanda kesulitan ekonomi pasca pandemi Covid-19 dan bencana alam, " ujarnya.



#JaroAde

Komentar Anda
Komentar