Hello,

Reader

Bareskrim Terus Menyelidiki Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejagung terbakar
Bareskrim Terus Menyelidiki Penyebab Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung

Jakarta, HanTer - Tim dari Bareskrim Polri telah menyusun konstruksi hukum, terkait dengan adanya dugaan kasus tindak pidana dalam peristiwa kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung, Minggu 27 September 2020.

Langkah ini juga guna mengungkap secara detail penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), yang ditaksir kerugian negara mencapa lebih dari Rp1 triliun. 

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan penyelidikan serius terus dilakukan.

“Penyidik juga sedang menyusun laporan terkait perkembangan proses penyidikan termasuk melanjutkan pembahasan kontruksi hukum yang akan diterapkan dalam penyidikan kasus ini,” ujar Awi di Bareskrim, Mabes Polri, Jumat (25/9/202).

Lanjut Awi mengatakan, penyidik Bareskrim Polri saat ini juga terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kebakaran gedung Kejaksaan Agung.

“Penyidik telah mengirim surat panggilan kepada Kasubagpam Info dan Kasubag Produksi Kejaksaan Agung untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi,” ungkapnya.

Dalam penyelidikan kasus ini, Polisi menemukan fakta bahwa adanya tukang bangunan atau kuli yang sedang melakukan pekerjaannya di lantai enam pada gedung tersebut.

Bareskrim Polri menyimpulkan adanya peristiwa pidana dalam kebakaran Kejagung itu. Dugaan ini didapatkan setelah dilakukan penyelidikan mendalam.

Penyidik menemukan bahwa sumber api bukan disebabkan adanya hubungan arus pendek listrik, melainkan diduga karena open flame atau nyala api terbuka.



#Kejagung #KebakaranKejagung #Kabareskrim

Komentar Anda
Komentar