Hello,

Reader

Bungkam Lopez, Nadal Raih Kemenangan ke-1000
Rafael Nadal meraih kemenangannya yang ke-1000 di turnamen Paris Master 2020
Bungkam Lopez, Nadal Raih Kemenangan ke-1000

Jakarta, HanTer - Petenis Spanyol, Rafael Nadal, menjadi petenis keempat di Open Era yang sukses mengantongi kemenangan ke-1000 setelah menumbangkan rekan senegaranya dilaga pertamanya yakni babak 32 besar dalam turnamen Paris Master. Sebelumnya ia mendapat bye di babak 64 besar.

Unggulan pertama itu sukses mengalahkan Feliciano Lopez dengan kemenangan 4-6, 7-6 dan 6-4 di hari kelima turnamen yang berlangsung di Palais Omnisports, Prancis, Rabu waktu setempat, atau Kamis (5/11/2020) WIB.

Pada laga pertamanya sejak memenangkan gelar French Open ke-13 dalam kariernya, petenis peringkat 2 dunia itu mendaratkan 16 ace dan mengamankan tiga dari empat break point yang ia hadapi demi menuliskan lebih banyak sejarah pada turnamen yang berlangsung di Ibukota Perancis itu.

Melalui kemenangan atas Lopez di babak kedua Paris Masters, petenis yang mengincar gelar pertamanya di Accor Arena itu mencatatkan 20-5 di turnamen Masters 1000 tersebut. Tiga nama lain yang sukses meraih kemenangan ke-1000 nya adalah Jimmy Connors, Roger Federer dan Ivan Lendl.

“Memenangkan 1.000 pertandingan itu artinya saya telah tua. Itu artinya saya telah bermain dengan baik dalam waktu yang begitu lama, karena untuk mencapai angka tersebut, saya telah bermain dengan baik selama bermusim-musim dan itu sesuatu yang membuat saya merasa senang,” ucap Nadal pasca laga.

“Saya hanya bisa mengatakan terima kasih kepada semua orang yang telah membantu saya dan semua orang yang berada di momen manapun dari hidup saya yang telah membantu saya untuk berada di posisi saya saat ini,” tambahnya.

BACA JUGA : Cilic Menang WO Setelah Moutet Positif Covid-19

Dengan kemenangan ini, membuat Nadal memutuskan rantai dua kali kekalahan beruntun ketika menghadapi Lopez dan semakin unggul dengan agregat 10-4 terhadap rekan senegaranya tersebut. Lopez mendapatkan dua kemenangan terakhirnya melawan Nadal di Shanghai musim 2014 dan Cincinnnati musim 2015.

“Saya mengawali pertandingan dengan cara terburuk yang memungkinkan, terutama melawan petenis dengan servis bertenaga seperti Lopez," tutur Nadal, memuji kelebihan lawannya yang sekaligus rekan senegaranya itu.

“Setelah itu, saya bermain di bawah tekanan, tetapi saya akhirnya menemukan jalan keluar mengakhiri tekanan tersebut. Itu hal yang utama. Kemenangan ini adalah salah satu yang sangat saya banggakan. Kepuasan anda terkadang akan lebih besar ketika anda memenangkan pertandingan seperti itu daripada anda memasuki lapangan dan menang dengan 6-3, 6-3,” tambahnya.

Selanjutnya untuk memperoleh tiket ke perempafinal, Nadal akan menghadapi petenis asal Australia, Jordan Thompson yang sebelumnya sukses menundukkan runner-up St. Petersburg musim ini, Borna Coric dengan skor 2-6, 6-4 dan 6-2.



#RafaelNadal #Tenis #ParisMaster

Komentar Anda
Komentar