Hello,

Reader

Di Bajaj, Renu Beri Pernafasan ke Mulut Suami yang Sekarat Kena Covid-19
Foto: indiatoday
Di Bajaj, Renu Beri Pernafasan ke Mulut Suami yang Sekarat Kena Covid-19

INDIA - Lonjakan Covid-19 di India menebar banyak kejadian memilukan. Warga kesulitan mendapat perawatan di rumah sakit karena banyaknya pasien. Belum lagi sulitnya mencari oksigen bagi pasien. 

Menghadapi situasi ini, seorang istri menjadi begitu putus asa. Suami yang bersandar lemah di bahunya  kesulitan bernafas. Padahal bajaj yang mereka tumpangi masih berada di depan rumah sakit. 

Perempuan itu, Renu Singhal, adalah penduduk Awas Vikas Sektor 7 di Agra Uttar Pradesh. Menggunakan kendaraan roda tiga serupa bajaj, ia membawa suaminya, Ravi Singhal, ke  Sarojini Naidu Medical College (SNMC) lalu ke rumah sakit pemerintah. 

Kondisi Ravi begitu parah. Lelaki 47 tahun ini kesulitan bernafas. 

Tak tega melihat suami menderita, Renu lantas melakukan resusitasi. Ia memberikan nafasnya melalui mulutnya ke mulut lelaki 47 tahun yang amat dicintainya itu. Ia berharap dengan bantuan pernafasan itu suaminya bisa bertahan sampai mendapat pertolongan dokter. 

Namun, takdir berkata lain. Ravi meninggal dalam pelukan Renu di dalam bajaj. 

Gambar keputusasaan Renu dan caranya menyelamatkan suami menjadi viral. Namun sejatinya pemandangan ini bulan hal baru di India. 

Kasus tinggi yang disebut Perdana Menteri Modi dengan istilah tsunami Covid-19 ini membuat rumah sakit penuh pasien. Keluarga pasien berlarian dari satu rumah dari ke rumah sakit lain untuk mencari tempat perawatan. Atau bila sudah dirawat, mereka akan kesulitan mencari obat-obatan atau oksigen. 

Angka penambahan kasus bahkan korban meninggal begitu tinggi. Senin lalu tercatat 3.812 kematian dalam sehari. Total, angka kematian menjadi 1.95.123.

Kasus kematian pet hari terbanyak dilaporkan ada di Maharashtra dengan 832 kasus diikuti Delhi dengan 350 kasus.  (yp)



#India #covid-19

Komentar Anda
Komentar