Hello,

Reader

Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Meningkat, SIKM Akan Terbit Pada 4-5 Mei 2021
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Meningkat, SIKM Akan Terbit Pada 4-5 Mei 2021

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di DKI Jakarta kembali diperpanjang hingga 17 Mei 2021. Perpanjangan ini mengingat kasus aktif COVID-19 di Jakarta selama dua pekan terakhir sangat fluktuatif, meskipun dianggap masih dalam taraf bisa ditanggulangi.

Sementara ituKepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, menyebutkan bahwa prosedur resmi pengajuan dan pemberlakuan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) akan terbit dalam bentuk Keputusan Gubernur (Kepgub) pada 4-5 Mei 2021.

Covid

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti di Jakarta, Senin menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa PPKM mikro melalui Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 558 Tahun 2021 terkait Perpanjangan PPKM Mikro dan Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 27 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro tingkat RT.

"Keputusan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi lonjakan kasus aktif menjelang dan pasca lebaran," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kata Widyastuti, dalam dua pekan terakhir terdapat peningkatan kasus aktif yang fluktuatif, yakni pada 19 April terdapat 6.884 kasus aktif dan naik menjadi 7.020 kasus aktif pada 3 Mei.

Meskipun demikian, Widyastuti mengatakan situasi masih terkendali, karena ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU di Jakarta masih mencukupi, lantaran persentase keterisiannya menunjukkan penurunan.

Widyastuti juga kembali mengingatkan masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, terutama saat minggu akhir Ramadan hingga menjelang Idul Fitri. Hal ini tidak lepas adanya kenaikan kasus aktif akibat munculnya klaster perkantoran, di samping Pemprov DKI juga telah mengizinkan warga beribadah di masjid selama Ramadan, dengan kapasitas 50 persen.

SIKM

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, menyebutkan bahwa prosedur resmi pengajuan dan pemberlakuan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) akan terbit dalam bentuk Keputusan Gubernur (Kepgub) pada 4-5 Mei 2021.

Dengan kemungkinan terbitnya Kepgub yang berisi prosedur resmi pengajuan dan pemberlakuan SIKM antara tanggal 4-5 Mei 2021 ini, artinya tertunda dari rencana awal Dishub DKI Jakarta yang menargetkan aturan tersebut terbit pada pekan sebelumnya.

"Belum (terbit), masih dalam proses penandatanganan. Mudah-mudahan dalam 1-2 hari ini sudah tanda tangan," kata Syafrin di Komplek Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin.

Rencananya, pengajuan SIKM DKI Jakarta dilakukan secara daring melalui aplikasi JakEvo. Melalui aplikasi ini, warga mengajukan data dan persyaratan.

"Syaratnya tentu sesuai keperluannya. Jika kedukaan, harus ada surat keterangan kematian dari lokasi. Itu sudah diatur dalam SOP yang nantinya akan diterbitkan. Kita tunggu saja," kata Syafrin.



#covid #jakarta #sikm #psbb

Komentar Anda
Komentar