Hello,

Reader

Menggagas Indonesia Hebat
Ujang Komarudin
Menggagas Indonesia Hebat

Oleh: Ujang Komarudin*)

Tak mudah memang menjadikan Indonesia hebat dan bermartabat. Butuh kemauan seluruh anak bangsa untuk meraihnya. Perlu kerja keras dan ikhlas untuk membangun bangsa besar yang hebat. Hebat atau tidaknya republik ini bergantung pada bagaimana bangsa ini ditata dan dikelola. Bangsa besar dan hebat adalah bangsa yang menghargai kerja keras, kejujuran, kepedulian, kasih sayang, cinta, kekompakan, kebersamaan, persatuan, dan kesatuan.  

Bangsa yang tidak punya visi akan musnah. Itulah penggalan pidato pelantikan Franklin D. Roosevelt, 4 Maret 1933. Roosevelt merupakan Presiden Amerika satu-satunya yang terpilih empat kali. Pidato pada pelantikannya tersebut menjadi salah satu pidato yang mengubah wajah dunia. Begitu juga dengan Indonesia, jika tidak memiliki visi, maka akan musnah. Musnah diterjang oleh perubahan jaman yang tak mengenal kasta, suku, ras, budaya, agama, dan negara.

Visi dapat menjadi petunjuk arah bagi kapal Indonesia raya dalam mencapai tujuan. Kompas bagi cita-cita bangsa kedepan. Jalan bagi terciptanya keadilan, kesejahteraan, dan kemakmuran. Visi akan mengarahkan bangsa yang kerdil menjadi bangsa yang stabil. Dari bangsa yang lemah menjadi kuat. Dari bangsa yang gelap menjadi terang. Dari bangsa yang hancur menjadi cihuy. Dari bangsa yang gagal menjadi bangsa besar. Visi, ya, kuncinya visi. Tentu visi yang memiliki misi, dan juga dijabarkan dengan program-program pembangunan bangsa yang terukur dan implementatif.

Untuk menjadi Indonesia hebat tidaklah mudah. Namun tidak juga terlalu sulit. Memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Tapi kita pasti bisa. “Nothing is impossible in this world”, begitulah kalimat bijak yang sering menjadi referensi bagi orang yang selalu optimis. Begitu juga tidak ada yang tidak mungkin, untuk menjadikan Indonesia hebat. Indonesia hebat adalah keniscayaan. Indonesia hebat adalah keinginan, harapan, dan cita-cita. Indonesia hebat adalah masa depan yang penuh keceriaan dan kebahagiaan. Dan Indonesia hebat adalah keyakinan kita bersama.

Dengan jumlah penduduk yang menyentuh 265 juta jiwa, terhampar dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga pulau Rote. Memiliki gugusan pulau yang indah hingga 17.000 pulau. Dengan kekayaan ragam bahasa daerah yang berbeda yang mencapai 652 bahasa, dengan jumlah tarian sebanyak 1.592 yang memukau dan berjuta warna. Dengan adat istiadat yang menjunjung luhur nilai-nilai kesopanan dan kesantunan, dengan berbeda-beda keyakinan, ditambah dengan kekayaan alam yang melimpah ruah, dan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul. Maka, Indonesia sangat mungkin untuk menjadi negara hebat dan disegani di dunia.

Rindu Indonesia Hebat

Gagasan Indonesia hebat jangan sampai hanya menjadi jargon politik yang tanpa arti dan makna. Jangan hanya menjadi jargon partai politik yang hampa. Jangan juga hanya menjadi retorika sesaat kelompok tertentu. Karena kita semua sedang merindukan dan mendambakan Indonesia hebat. Bukan Indonesia yang pemimpin dan rakyatnya kalah sebelum berperang. Menyerah sebelum bertanding. Terluka sebelum bertempur. Terhuyung sebelum memasang kuda-kuda. Jatuh sebelum mendaki. Benjol sebelum masuk ring tinju. Terhempas sebelum balapan. Terpelanting sebelum dibanting. Tertinggal sebelum berlari. Terlena sebelum terlaksana. Dan terbenam sebelum muncul. Indonesia hebat harus terlaksana. Apapun resikonya. Apapun kendalanya. Dan apapun yang terjadi. Kitalah semua penggerak Indonesia hebat itu.

Indonesia hebat adalah kita. Dan kitalah pejuang Indonesia hebat itu. Membangun optimisme dan menghilangkan pesimisme adalah tugas kita semua. Tak mungkin bangsa ini dibangun atas dasar pesimisme dan berjiwa kerdil. Republik ini akan hebat, jika kita bersama-sama meyakini dengan sepenuh jiwa-raga bahwa kita bisa. Ya, kita pasti bisa. Dengan optimisme dan kerja keras tak ada yang tidak bisa kita lakukan. Termasuk untuk menjadikan Indonesia hebat di masa depan.

Tahun politik inilah momentum untuk menjadikan Indonesia hebat. Bahkan harus lebih hebat lagi. Pileg dan Pilpres serentak tahun 2019 sejatinya harus melahirkan dan menghasilkan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif, dan partai politik pemenang pemilu yang dapat membawa Indonesia menuju kejayaan dan kehebatan. Sekali lagi kita rindu akan kehebatan itu. Rindu akan kehebatan tumpah darah Indonesia tercinta ini. Pemilu merupakan momentum terbaik untuk menjadikan Indonesia hebat dan bermartabat.

Membangun Indonesia hebat pasti akan melalui proses jatuh bangun. Membutuhkan energi bangsa yang tidak sedikit. Membangun Indonesia yang hebat memerlukan strategi dan kemauan dari seluruh komponen anak bangsa. Tak ada yang hebat jika dilakukan sendirian. Sesuatu yang hebat akan terlihat dan terpatri jika dilakukan secara bersama-sama. Kebersamaan merupakan modal dasar dalam menciptakan Indonesia hebat yang kuat dan berdaulat. Kebersamaan adalah rumus dalam membangun Indonesia hebat yang kita rindukan tersebut.

Partai politik harus menjadi garda terdepan dalam membangun Indonesia hebat. Parpol sebagai wadah pencetak para pemimpin Indonesia masa depan, sejatinya sudah harus berfikir untuk menjadikan Indonesia yang betul-betul hebat. Hebat bukan hanya sebagai semboyan. Bukan hanya jargon. Tetapi hebat yang betul-betul dapat dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hebat bukan hanya dihargai dan dihormati oleh warganya. Tetapi juga hebat di mata dunia. Hebat dalam pergaulan internasional. Oleh karena itu, dibutuhkan para politisi, ekonom, pengusaha, aparat TNI-Polri, birokrasi, dosen, guru, pedagang, petani, buruh, dan nelayan yang hebat untuk menjadikan Indonesia hebat.   

Partai-partai politik jangan hanya memikirkan kekuasaan dan jabatan semata. Namun melupakan cita-cita untuk membangun bangsa. Abai dalam menjadikan Indonesia hebat. Tak peduli atas nasib bangsa. Tersesat dalam pragmatisme politik. Melanggengkan kemunafikan. Mentorerir Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN). Memperalat rakyat. Melambaikan dan menumbuhkan nyinyiran. Menambah subur pertentangan. Dan menciptakan perdebatan dan perseteruan yang tidak substantif. Namun partai politik harus yang terdepan dalam menjadikan Indonesia hebat.

Tak perlu ragu untuk menjadikan Indonesia hebat. Indonesia yang bermartabat. Indonesia yang kuat. Indonesia yang berdaulat. Seperti yang Soekarno ajarkan dalam konsep trisaktinya. Berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. Jika ketiga ajaran Bung Karno tersebut bisa dilaksanakan. Maka, Indonesia hebat adalah keniscayaan. Kita masih rindu dan akan selalu merindukan Indonesia yang hebat.

Jika kita amati, salah satu partai yang menjadikan tagline utamanya Indonesia hebat adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Mungkin PDIP ingin mengimplementasikan cita-cita Bung Karno dalam trisaktinya itu. Atau mungkin juga PDIP ingin meneruskan perjuangan Sang Proklamator tersebut dalam menjadikan Indonesia hebat di masa depan. Kita tunggu saja. Rakyat menunggu janji itu. Jangan hanya hebat di jargon. Namun juga harus hebat dalam pelaksanaan. Bukan hanya hebat ditagline. Tapi hebat juga dalam implementasi. Apakah Indonesia akan betul-betul hebat. Hanya waktu yang akan menjawab. Dan kita juga bisa bertanya kepada rumput yang bergoyang.

Untuk menjadi Indonesia hebat paling tidak ada beberapa hal yang perlu kita lakukan. Pertama, membangun karakter bangsa. Institusi pendidikan harus didorong dan menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi bangsa yang berkarakter. Kedua, penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Kreatifitas dan inovasi harus dikembangkan. Ketiga, menciptakan ekonomi yang berbasis pada keadilan dan kerakyatan.

Keempat, membangun TNI-Polri yang profesional. Kelima, membangun birokrasi yang melayani. Bukan ingin dilayani. Dan keenam, membangun persatuan dan kesatuan. Karena dengan bersatu kita bisa maju dan hebat.
Gagasan hanya tinggal gagasan. Ide hanya tinggal ide, jika tidak bisa diterapkan. Gagasan akan bergerak, bernyawa, dan memiliki ruh jika bisa dilaksanakan. Implementasi merupakan bentuk dari kehebatan gagasan dan ide.

Gagasan yang hebat adalah gagasan yang bisa diimplementasikan. Menjadikan gagasan Indonesia hebat bukan semata-mata tugas partai politik. Bukan hanya tugas capres, capwapres, dan para caleg. Tetapi kewajiban kita semua sebagai anak bangsa. Ya, kewajiban kita semua sebagai anak bangsa. Untuk menjadikan Indonesia benar-benar hebat. Semua bergantung pada kita. Indonesia membutuhkan pengorbanan dan perjuangan kita. Salam Indonesia Hebat!

*) Penulis adalah Dosen FISIP Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Jakarta.


#Indonesia #Hebat

Komentar Anda
Komentar