Hello,

Reader

Jadilah Pemersatu, Pemuda Jangan Jadi  Biang Kerok Perpecahan
Ilustrasi
Jadilah Pemersatu, Pemuda Jangan Jadi  Biang Kerok Perpecahan

Jakarta, HanTer -- Negeri ini tengah dihadapkan dengan berbagai persoalan. Mulai dari korupsi, penyalahgunaan narkoba, tindak kriminalitas, pornograpi, dan ancaman terorisme. Juga masalah kemiskinan. Itulah sebabnya, anak-anak muda harus bangkit, rakyat mu sedang menangis karena dilanda kemiskinan, kelaparan dan penggusuran. Hapus air mata mereka dan berikan hidup nyaman kepada kaum papa dan kaum tertindas.

Berikut kata mereka tentang makna peringatan Sumpah Pemuda di era milenial.

Marini Sayuti

Aktivis Perempuan:

Menurut saya Sumpah Pemuda saat ini belum sepenuhnya diresapi maknanya. Mengapa? Karena kita bisa lihat masih banyak pemuda yang belum bisa memberikan kontribusi positif, memanfaatkan teknologi yang ada dengan sebaik-baiknya. Justru malah berdampak negatif bagi mereka.

Memang sejumlah generasi muda ada yang memberikan sumbangsihnya terhadap NKRI, sayangnya kesenjangan sosial, latar belakang, lingkungan hidup dan sederet masalah sosial dan psikologis masih turut mempengaruhi generasi millenial ini. Intoleransi masih terjadi dimana-mana. Bahkan generasi muda menjadi sasaran empuk untuk dijadikan mediator para provokator SARA.

Mukhlisin Efendi

Aktivis dan Jurnalis:

Para pemuda harus bergandengan tangan dan bersatu menggerakkan Indonesia. Persatuan pemuda ini dibutuhkan baik untuk saat ini maupun untuk masa mendatang. Jangan karena berbeda ormas para pemuda jadi biang kerok dalam perpecahan. Intinya apapun ormasnya, apapun agamanya atas nama kemajuan persatuan NKRI pemuda wajib bersatu saling asih asuh dan menghargai satu sama lain.

Melati Suci

Mahasiswa:

Pemuda harapan bangsa, sumber persatuan dan kesatuan. Anak-anak muda juga harapan rakyat. Karenanya pemuda harus bangkit dan ikut membebasan rakyat dari kemiskinan. Hapus air mata mereka dengan melakukan inovasi-inovasi, dan membuat karya-karya besar guna kemakmuran negeri ini, sehingga rakyat miskin hidup nyaman.

Peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi pendorong bagi generasi muda untuk bekerja keras dalam menyejahterakan rakyat, mengatasi kemiskinan dan mengatasi pengangguran dengan menciptakan lapangan pekerjaan.

Sandiaga Uno

Calon Wapres:

Saya mendorong pemuda melakukan inovasi contohnya dengan berwirausaha dalam semangat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-90. Sejak 1928 pemuda Indonesia sudah membuat terobosan mengumandangkan bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu.

Anak muda jaman sekarang setidaknya harus mempunyai upaya dan inovasi yang sama, apalagi dalam 12-15 tahun ke depan Indonesia akan menikmati puncak bonus demografi. Karenanya saya mendorong pemuda Indonesia tidak hanya menjadi penonton, melainkan pemain saat puncak bonus demografi Indonesia.

Umamah Nisaul Jannah

Pegiat perdamaian:

Momen Sumpah Pemuda tahun ini sebagai waktu untuk refleksi diri.
Apalagi situasi yang terjadi belakangan ini membuat kita semakin ruwet dan itu sangat melelahkan.

Jadi, anak-anak muda sekarang harusnya bersatu dan berkolaborasi untuk menyuarakan apa yang kita gelisahkan kemudian menjadi satu tujuan tersebut.



#SumpahPemuda

Komentar Anda
Komentar