Hello,

Reader

Dapat Rebut Suara Swing Voters, Permintaan Maaf Prabowo Tuai Apresiasi
Calon Presiden RI 2019-2024 Prabowo Subianto
Dapat Rebut Suara Swing Voters, Permintaan Maaf Prabowo Tuai Apresiasi

Jakarta, HanTer - Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta maaf atas candaannya tentang ‘tampang Boyolali’. Permintaan maaf Ketua Umum Partai Gerindra ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan sebagai sikap jiwa besar seorang negarawan.

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, ucapan permintaan maaf Prabowo itu tulus dari hati. "Biarlah itu menjadi ranah hukum. Dan saya kira apa yang dilakukan oleh Pak Prabowo kemudian menyampaikan maaf sesuatu yang sangat tulus," kata Muzani di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Muzani menjelaskan, sebenarnya Prabowo tidak berniat untuk melecehkan atau merendahkan warga Boyolali. Kata dia, Prabowo hanya berusaha untuk membeberkan adanya ketimpangan di Indonesia.

Permintaan maaf itu soal Prabowo dalam bentuk Vlog bersama Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Ahzar Simanjuntak. Dahnil mengunggah vlog itu di akun media sosial Twitter-nya, Selasa (6/11).

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikit pun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

"Cara saya kalau bicara falimilier, istilahnya mungkin bahasa sebagai teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo.

Negarawan

Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengapresiasi calon presiden Prabowo Subianto atas permintaan maaf terkait polemik tampang Boyolali. Sandiaga mengatakan permintaan maaf itu menunjukkan sosok Prabowo sebagai figur yang bijaksana.

"Pak Prabowo kan orangnya sangat bijaksana, sangat negarawan," kata Sandiaga saat di Hutan Kota Pesanggrahan Sangga Buana, Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu, (7/11/2018).

Sandiaga mengatakan Prabowo memang tak segan meminta maaf jika sudah membuat orang lain tersinggung. "Dia sudah meminta maaf ya alhamdulillah," kata Sandiaga.

Meski begitu, Sandiaga berkukuh bahwa omongan Prabowo soal tampang Boyolali adalah upaya untuk menjelaskan soal ketimpangan dan kesenjangan. Dia mengklaim, pernyataan tampang Boyolali itu menunjukkan komitmen koalisi Prabowo berjuang untuk masyarakat marjinal yang belum bisa menikmati pembangunan.

Positif

Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, permintaan maaf Prabowo Subianto soal 'Tampang Boyolali' akan meredam kontroversi yang terjadi.

"Ini sangat positif bagi Prabowo minimal untuk meredam kontroversi yang terjadi," ujar dia di Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, untuk kembali meraih hati publik Boyolali, menurut Hendri Satrio, itu masih membutuhkan waktu alias tidak instan. Namun menurutnya, permintaan maaf Prabowo ini akan berimbas positif bagi swing voter di daerah lain yang akan menilai positif.

"Nah sekarangkan tinggal menunggu respon orang Boyolali yang kemarin marah-marah, semoga mereka juga memaafkan Prabowo," ucap Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI ini.

Untuk diketahui, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, meminta maaf karena pidatonya soal tampang Boyolali menuai polemik. Bahkan, karena pidato itu, demo-demo di Boyolali menolak permintaan menolak kedatangan Prabowo.

Pertanyaan maaf itu soal Prabowo dalam bentuk Vlog bersama Koordinator Jubir Prabowo-Sandiaga, Dahnil Ahzar Simanjuntak. Dahnil mengunggah vlog itu di akun media sosial Twitter-nya, Selasa (6/11).

Prabowo menjelaskan, tidak ada niat sedikit pun untuk menghina warga Boyolali. Menurut dia, konteks bicaranya sebagai seorang keluarga dengan para pendukung yang hadir pada waktu itu.

"Cara saya kalau bicara falimilier, istilahnya mungkin bahasa sebagai teman. Audiens pada waktu itu enggak terlalu besar hanya 400-500an orang, kader dari partai koalisi, peresmian kantor pemenangan," jelas Prabowo.


#Pilpres #2019 #Sandiaga #Uno #Prabowo #TampangBoyolali

Komentar Anda
Komentar