Hello,

Reader

Minta Kaji Ulang Hubungan RI - Arab Saudi Politisi PDIP, Charles Honoris Dinilai Tak Tahu Sejarah
Tokoh Masyarakat Tionghoa Lieus Sungkharisma
Minta Kaji Ulang Hubungan RI - Arab Saudi Politisi PDIP, Charles Honoris Dinilai Tak Tahu Sejarah

Jakarta, HanTer - Permintaan politisi PDIP, Charles Honoris agar pemerintah RI mengkaji ulang hubungan dengan Arab Saudi mendapat reaksi keras dari tokoh masyarakat Tionghoa Lieus Sungkharisma. Alasannya, permintaan kaji ulang hubungan tersebut menunjukan Charles sangat emosional dan tak paham sejarah. 

"Permintaan itu bukan saja sangat emosional, tapi juga menunjukkan Charles tak ngerti sejarah," kata Lieus yang menjabat sebagai pelaksana harian Rumah Aspirasi di Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Lieus menuturkan, Indonesia mempunyai hubungan historis yang sangat panjang dengan Arab Saudi sehingga tidak bisa dihilangkan begitu saja. Oleh karenanya jangan karena satu dua kasus lalu maka masyarakat Indonesia dengan emosional menyikapinya. Selama ini hubungan Indonesia dan Arab Saudi bukan sekedar hubungan kenegaraan, tapi juga terkait dengan agama. "Itulah yang harus dipahami Charles," kata Lieus.

Lebih lanjut Lieus menyebut, apa yang terjadi dengan TKI di Arab Saudi lebih sebagai akibat gagalnya pemerintah melindungi warga negaranya. "Banyaknya kasus yang menimpa para para pahlawan devisa itu lebih dikarenakan negara abai dan tidak hadir," ujarnya.

Ditambahkan Lieus, kalau mau jujur kasus yang menimpa TKI sesungguhnya bukan hanya terjadi di Arab, tapi juga di negara penempatan lainnya. "Saat ini saya sedang mengurus Shinta, TKW asal Banyumas yang sudah 4 tahun lumpuh di Taiwan sedang pemerintah tak juga menolong dan membawanya pulang," paparnya.

Seperti diketahui, akhir Oktober lalu, polItisi PDIP Charles Honoris meminta pemerintah Indonesia mengkaji ulang hubungan dengan Arab Saudi, terlebih menyangkut pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Pemerintah harus mengkaji ulang hubungan kerjasama dengan Arab Saudi, khususnya terkait pengiriman buruh migran Indonesia melalui MoU,” kata Anggota Charles ya g juga anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP. 

Charles bahkan meminta perjanjian TKI dengan Arab Saudi dibatalkan. Iapun mendorong pemerintah untuk menerapkan kebijakan moratorium yang sudah pernah diterapkan pada tahun 2015 lalu. 

"Saya mendorong agar moratorium terhadap 21 negara yang pernah diterapkan pada pemerintahan Jokowi di tahun 2015 yang lalu agar diterapkan kembali, sehingga tidak ada lagi pengiriman buruh migran Indonesia ke negara negara yang perlindungan terhadap hak asasi manusianya masih lemah,” katanya. 
 


#CharlesHonoris #LieusSungkharisma

Komentar Anda
Komentar