Hello,

Reader

Dengan Aura Pahlawan, Bireuen Siap Gelar Sepeda Nusantara 
Bimbingan teknis Sepeda Nusantara etape Jelajah Kota Juang Bireuen 2018
Dengan Aura Pahlawan, Bireuen Siap Gelar Sepeda Nusantara 

Bireuen, HanTer - Gelaran Sepeda Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen 2018, Minggu (11/11/2018), dipastikan beraura pahlawan. Digelar satu hari setelah Hari Pahlawan Nasional, event yang mengambil start di Pendopo Bupati Bireuen, Kabupaten Bireun, Aceh, sekaligus jadi lokasi Presiden Republik Indonesia (RI) pertama, Soekarno, mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajah.

Sejarah mencatat Bireuen menjadi bagian penting RI. Berjuluk Kota Juang, Bireuen dikenal semasa agresi Belanda pertama dan kedua (1947-1948) dalam upaya mempertahankan RI dari penjajah. Bireuen pun menjadi ibu kota negara ketiga meski hanya berjalan seminggu, pada masa perjuangan. 

Dengan fakta-fakta di atas, gelaran Sepada Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen tahun ini, menjadi syarat akan sejarah. Hal itu pun ditegaskan secara langsung oleh Ketua Panitia, Muhammad Al Muttaqin, saat memimpin Bimbingan Teknis (Bimtek) bersama seluruh panitia dan perwakilan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). 

“Kami ingin kembali menyuarakan Bireuen dengan adanya gelaran Sepada Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen 2018. Kami ingin semua pihak kembali mengingat jika Bireuen juga menjadi bagian penting dari sejarah kemerdekaan Indonesia,” ungkap pria yang akrab disapa Al di Pendopo Bupati Bireuen, Sabtu (10/11/2018). 

“Kami sangat berterima kasih Kemenpora memasukan Bireuen menjadi salah satu bagian dari etape Sepeda Nusantara tahun ini. Dan tentu saja kami sangat berharap jika pada tahun depan Bireuen kembali masuk dalam salah satu bagian etape Sepeda Nusantara,” sambung Al, yang juga Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bireuen tersebut. 

Al pun menyampaikan, sampai H-1 pergelaran Sepeda Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen sudah berjalan 95 %. Dan dirinya yakin semua persiapan akan berjalan sesuai rencana. Tidak hanya bersepeda, pada pergelaran kali ini juga akan diselingkan dengan jalan santai. Jika bersepada menempuh jarak 10 km, untuk jalan santai hanya 2 km.

“Peserta yang akan hadir untuk Sepeda Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen, tidak hanya dari Kabupaten Bireuen saja. Akan tetapi juga dari daerah-daerah disekeliling kami, seperti dari Kabupaten Bener Meriah, Lhokseumawe, Lhoksukon, dan Pidie Jaya,” papar Al. 

Tak hanya diisi dengan bersepada dan jalan santai, Sepada Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen juga akan diikuti dengan pergelaran seni dan budaya khas Aceh. Seperti pergelaran bela diri silat Grak Lingka dan seni tari Seudati. Dan yang tak kalah meraik, akan ada juga pembagian doorprize dengan sepada motor sebagai hadiah utama.

Persiapan pihak penyelenggara juga mendapat apresiasi dari perwakilan Kemenpora yang hadir dalam Bimtek tersebut, Amirah Lestari. Dalam kesempatan tersebut dirinya menjelaskan latar belakang dilaksanakannya event Sepeda Nusantara. Selain itu, Amirah pun berharap adanya gelaran ini, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Bireuen khususnya Aceh dalam berolahraga. 

“Jelas, tujuannya  adalah membudayakan olahraga khususnya bersepada. Kedepan setelah ada kegiatan Sepeda Nusantara, masyarakat bisa semakin tergerak untuk berolahraga. Kami sangat berharap program ini tak berhenti sampai disini saja,” papar Amirah, selaku Kasubbid Kesehatan Olahraga Kemenpora.

Rencananya, gelaran Sepada Nusantara Etape Jelajah Kota Juang Bireuen akan dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Dan rencananya Bupati Bireuen, Saifannur, akan turut hadir dalam acara tersebut. Adapun yang mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, dalam acara tersebut ada Edi Nurinda, selaku Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan Nasional (PPITKON).


#SepedaNusantara #Biereun #Aceh #Kemenpora #HariPahlawan

Komentar Anda
Komentar