Hello,

Reader

Jabat Ketum PPP Versi Mukernas Jakarta Humphrey Djemat Janji Bersatu dengan Romahurmuziy
Humphrey R. Djemat dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi kubu Djan Faridz
Jabat Ketum PPP Versi Mukernas Jakarta Humphrey Djemat Janji Bersatu dengan Romahurmuziy

Jakarta, HanTer - Humphrey R. Djemat dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi kubu Djan Faridz. Humphrey menggantikan Djan Faridz yang memilih mundur sebagai Ketua Umum.

Penetapan Humphrey dilakukan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III di Kantor DPP PPP di Jalan Talang Nomor 3, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/18).

Sebelumnya, Humphrey menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP. Dalam pembukaan Mukernas, Humphrey menyebutkan ada tiga agenda yang akan dibahas bersama 34 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) seluruh Indonesia. Ketiga agenda tersebut adalah mengukuhkan dirinya sebagai ketua umum hingga Mukernas selanjutnya pada 2019, merevitalisasi struktur DPP PPP, dan memutuskan sikap politik terkait pemilihan presiden 2019.

"Dari tiga agenda itu, tujuan kita adalah ingin bersatu lagi dengan PPP yang dipimpin Romahurmuziy berkaitan dengan Pemilu 2019," tutur Humphrey.

"Karena memang kita cukup khawatir bahwa PPP tidak akan lolos ambang batas yang minimal empat persen, itu sudah kita ketahui dari hasil survei yang ada," sambungnya.

Humphrey yakin ketiga agenda yang dibahas tersebut mampu menghasilkan keputusan yang bulat. Sehingga ke depan PPP bisa bersatu tanpa ada lagi dua kubu yang berbeda. Apalagi tujuan Mukernas adalah untuk kembali mempersatukan PPP. Karena saat ini PPP terbelah dua kubu yaitu PPP versi Muktamar Jakarta yang sebelumnya dipimpin Djan Faridz, dan PPP versi Muktamar Surabaya yang dipimpin Romahurmuziy.

PPP yang diakui pemerintah adalah versi Muktamar Surabaya. Oleh karena itu kepentingan PPP Muktamar Jakarta yang dipimpinya untuk melihat bagaimana PPP bisa menguat pada Pemilu 2019 sehingga bisa lolos ke Senayan. 


#PPP #DjanFaridz

Komentar Anda
Komentar