Hello,

Reader

Pekan Olahraga Perempuan Diperluas Tahun Depan
Penutupan Pekan Olahraga Perempuan (POP) di GOR Otista, Jakarta Timur.
Pekan Olahraga Perempuan Diperluas Tahun Depan

Jakarta, HanTer - Pekan Olahraga Perempuan (POP) yang digagas Fatayat NU (Organisasi Muslimat Nahdlatul Ulama) edisi pertama berjalan sukses. Kesuksesan itu pun memantik Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut serta memberikan dukungan.

Kemenpora akan kembali mendukung salah satu rintisan Fatayat NU melalui POP di tahun depan. Salah satunya dengan membantu memperluas ajang tersebut di berbagai wilayah Indonesia. Dimana pada edisi pertama, POP hanya mencakup di Pulau Jawa yang terbagi menjadi tiga region, yakni Barat, Tengah dan Timur. 

Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Raden Isnanta selaku Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga mengaku puas dan bangga atas program yang digagas Fatayat NU melalui POP. Isnanta melanjutkan, selain digulirkan kembali tahun depan, tentu saja wilayahnya juga akan diperluas.

"Terimakasih atas peran dari Fatayat NU. Tidak hanya sampai disini. Kedepan akan kita perluas. Tidak hanya di Jawa. Ini project ujicoba. Karena ini sukses, Insya Allah kedepan merambah ke Sumatera, Kalimantan bahkan sampai ujung Merauke (Papua)," kata Isnanta saat menutup Grand Final POP sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di GOR Otista, Jakarta Timur, Selasa (20/11/2018).

Ditempat yang sama, Anggia Ermarini selaku Ketua Fatayat NU mengatakan, kegiatan Pekan Olahraga Perempuan sengaja digagas pihaknya sebagai bentuk untuk membudayakan olahraga di kalangan perempuan, agar lebih sehat dan bugar yang berdampak kepada aktivitas sehari-hari. 

"Kalau selama ini olahraga identik dengan lelaki, menurut saya itu wajar karena perempuan tidak banyak terlibat di sana. Tujuan kami adalah membudayakan olahraga, menjadikan olahraga sebagai lifestyle, jadi bukan untuk mencetak atlet profesional," ucap Anggia.

Dalam kesempatan itu, turut hadir KH Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum PBNU. Sebelum menutup POP 2018, Said Aqil juga memberikan tausiyah yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. "Dengan menyebut Alhamdulillahirabbil 'Alamin, Pekan Olahraga Perempuan resmi berakhir," katanya. 

Pada edisi pertama, selain menggandeng Kemenpora, Fatayat NU juga bekerjasama dengan Kedutaan Besar Australia untuk menyukseskan POP 2018 yang mempertandingkan tiga cabang olahraga, seperti Bola Voli, Bulutangkis dan juga Hadang (Gobak Sodor). 

Di cabor voli, pemenang digenggam tim Semeru Polda Jawa Timur. Sedangkan di cabang bulutangkis dikuasai Perwosi Tulungagung. Selanjutnya di cabor hadang dimenangkan Perwosi Kabupaten Sidoarjo. Masing-masing pemenang mendapat hadiah trofi dan uang pembinaan Rp40 juta. 



#POP #Fatayat #NU #PekanOlahragaPerempuan #Kemenpora #

Komentar Anda
Komentar