Hello,

Reader

Rumah Gerakan 98 Minta Komnas HAM Selesaikan Berbagai Kasus
Rumah Gerakan 98 (ist).
Rumah Gerakan 98 Minta Komnas HAM Selesaikan Berbagai Kasus

Jakarta, HanTer - Memperingati hari HAM sedunia yang jatuh 10 Desember, banyak kasus pelanggaran HAM di Indonesia masih belum tuntas. Terkait hal itu, Rumah Gerakan 98 menuntut Komnas HAM menyelesaikan semua kasus tersebut.

Ketua Rumah Gerakan 98 Bernard AM Haloho mengatakan, Komnas HAM harus segera menyelesaikan berbagai pelanggaran HAM yang terjadi di tanah air. Mereka mencatat sedikitnya ada 6 pelanggaran HAM yang hingga kini belum selesai.

"Kita datang kemari untuk mengingatkan Komnas HAM bahwa seluruh kasus pelanggaran HAM belum pernah diselesaikan oleh Komnas HAM, padahal semua kasus itu sudah diketahui oleh presiden," kata Bernard di gedung Komnas HAM Jalan Latuharhari Menteng, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Menurut Bernard, rangkaian penyelesaian tragedi tersebut dapat menjadi pondasi bagi perubahan sistem bernegara menjadi lebih demokratis.

"Kita harus ingat, mereka yang menjadi korban merupakan pahlawan bagi perubahan demokrasi bangsa ini. Jadi kita harus ungkap siapa pelaku maupun dalang dari pengorbanan nyawa mereka sebagai seorang aktivis," tegasnya.

Bernard membantah bahwa yang dilakukan sekarang untuk mengungkap apa yang dilakukan salah seorang capres yang dinilai ikut terlibat dalam pelanggaran HAM masa orde baru.

"Tidak ada jaitan apa yang kita minta pada Komnas HAM untuk menyelesaikan kasus HAM pada masa orba. Ini tidak berkaitan dengan pencalonan Prabowo," ujarnya

"Kalau ada ada tiga calon yang ketiganya terlibat pelanggaran HAM, kami akan tetap desak Komnas HAM mengusutnya. Jadi semua klir untuk penegakan HAM," tambahnya.

Popi selaku perwakilan Komnasham yang menerima kedatangan para aktifis tersebut mengungkapkan, posisi komnas ham hingga kini tetap mendukung pengusutan kasus dan mendukung pelaksanaan pengusutan itu.

"Kami dari Komnasham tentu akan terus mendukung pelaksanaan pengusutan. Karena ini ranah kami, dan kami akan lakukan tugas kami," ungkapnya.

Untuk diketahui, rencana audensi aktivis Rumah Gerakan 98 yang semula mau melakukan dialog sekaligus bertanya soal kelanjutan kasus HAM yang terjadi di tanah air tertunda, pasalnya para komisioner Komnas HAM tidak berada di tempat dan sedang mengikuti kegiatan diluar.

Direncanakan aktivis Rumah Gerakan 98 akan kembali mendatangi Komnas HAM. Selain menyerahkan isi tuntutan, mereka juga memberikan karangan bunga menandai peringatan hari HAM Internasional.



#HAM #HakAsasi #Internasional #KomnasHAM #RumahGerakan98

Komentar Anda
Komentar