Hello,

Reader

KAPAK Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas Dugaan Mark Up Dana Kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam
Dahnil Anzar Simanjuntak tersangkut kasus Kemah Pemuda Islam
KAPAK Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas Dugaan Mark Up Dana Kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam

Jakarta, HanTer - Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (KAPAK) mendesak Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus dana Kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam. Dalam kegiatan yang  diselenggarakan pada 16-17 Desember 2017 di Pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta itu diduga ada mark up pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana kegiatan.

Koordinator KAPAK Laode Kamaluddin mengatakan, Polda Metro Jaya sebelumnya juga menyatakan Pemuda Muhammadiyyah melalui Ahmad Fanani selaku ketua panitia telah mengembalikan uang Rp 2  miliar yang telah menyeret nama mantan ketua umum demisioner pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

"Kami menilai pengembalian dana kemah yang dilakukan oleh panitia dari Pemuda Muhammadiyah tidak serta merta menghapus kasus dugaan korupsi dan  menghilangkan unsur pidana jika ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan di dalam penyelenggaran kemah pemuda Islam,"  ujar Laode Kamaluddin di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Kamal menegaskan, atas dugaan adanya unsur pidana korupsi dalam kasus dana kemah tersebut maka pihaknya menyatakan, Polda Metro Jaya untuk mengusut tuntas dugaan adanya mark up anggaran dan laporan pertanggungjawaban fiktif kegiatan kemah pemuda Islam tersebut, meskipun sudah ada pengembalian dana.

"Kami juga mendesak Polda Metro Jaya segera menetapkan tersangka kepada siapapun termasuk saudara Dahnil Anzar Simanjuntak jika terbukti terlibat dalam kasus mark up dan pertanggungjawaban fiktif kegiatan kemah pemuda Islam tersebut," paparnya.

Kamal juga mendesak Polda Metro Jaya untuk menegakkan hukum sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku atas dugaan mark up dana kemah pemuda termasuk kepada mantan ketua pemuda Muhammadiyah saudara Dahnil Anzar Simanjuntak jika terbukti ikut terlibat dalam kasus tersebut. 

Terpisah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bakal memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan korupsi Dana Kemah Pemuda Islam. Kuasa Hukum PP Pemuda Muhammadiyah Trisno Raharjo menyatakan Dahnil akan datang pada Jumat (14/12/2018).

"Insya Allah akan datang. Kalau dalam pemanggilannya sekitar jam 10.00 WIB," kata Trisno saat dikonfirmasi, Rabu (12/12/2018).

Dahnil akan membawa sejumlah dokumen yang sebelumnya sudah ditunjukkan ke penyidik. Adapun dokumen untuk dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PP Pemuda Muhammadiyah, kata Trisno, sudah dimiliki oleh penyidik.


Dalam pemeriksaan terakhir polisi menyebut tanda tangan Dahnil dipalsukan menggunakan alat pemindai (scan) di LPJ tersebut. Trisno mengungkapkan Dahnil tidak tahu menahu bahwa tanda tangannya dipalsukan. "Ya benar mas Dahnil tidak mengetahui dan tandatangan di scan. Jadi akan ditegaskan ulang dalam pemeriksaan besok ke penyidik," jelasnya.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bhakti Suhendarwan membenarkan bakal ada pemeriksaan Dahnil hari Jumat (14/12/2018) mendatang. Ini merupakan pemeriksaan Dahnil yang kedua untuk kasus Dana Kemah Pemuda.

Bhakti menjelaskan polisi masih melakukan pemeriksaan ke sejumlah staf di Kemenpora sebagai pemberi dana kegiatan Dana Kemah Pemuda Islam. Untuk pemeriksaan nanti akan digali seputar tugas pokok dan fungsi Dahnil di PP Pemuda Muhammadiyah.

"Karena kemarin yang bersangkutan tidak bawa dokumen jadi kita periksa lagi," ujar dia.

Kasus ini bermula dari laporan yang diterima polisi tentang dugaan korupsi di acara Kemah Pemuda Islam. Ada dua ormas yang menerima dana dari Kemenpora untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Dua organisasi itu ialah Pemuda Muhammadiyah dan Gerakan Pemuda Ansor dengan total dana Rp5 miliar.

Berdasarkan penelusuran polisi, laporan pertanggungjawaban GP Ansor tidak ditemukan penyimpangan. Sementara dalam laporan pertanggungjawaban Pemuda Muhammadiyah diduga terdapat penggunaan dana fiktif sebesar kurang dari setengah anggaran.



#DahnilAnzarSimanjuntak #PemudaMuhammadiyah

Komentar Anda
Komentar