Hello,

Reader

Sudin Citata Jaktim Luncurkan Sistem Aplikasi Pengawasan Online
Ilustrasi (ist)
Sudin Citata Jaktim Luncurkan Sistem Aplikasi Pengawasan Online

Jakarta, HanTer - Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Sudin Citata) Jakarta Timur meluncurkan sebuah terobosan baru dalam melakukan pengawasan dan penindakkan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jaktim, melalui sistem aplikasi pengawasan.

Kasudin Citata Jakarta Timur, Widodo, mengatakan, dengan adanya aplikasi pengawasan tersebut, pihaknya lebih mengirit waktu dalam menerbitkan dokumen terkait penertiban bangunan yang menyalahi aturan.

Selama ini, lanjut dia, untuk menerbitkan dokumen penertiban satu bangunan bermasalah, anak buahnya membutuhkan waktu kurang lebih tiga hari bahkan lebih.

Salah satu contohnya, penerbitan surat peringatan (SP) bisa mencapai 25 dokumen. Dengan dokumen sebanyak itu kata dia penindakkan bakal lamban dilaksanakan lantaran terkendala waktu.

"Jadi gini dalam kegiatan pengawasan  dan penindakkan itu banyak administrasinya panjang harus bikin surat ini dulu bolak balik ke Sudin urus lagi ke kecamatan jadi sebagai gambaran aja kaya penerbitan SP (Surat peringatan) itu butuh 25 lembar berapa tanda tangankan Sudin disitu," kata Widodo di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Dengan adanya aplikasi tersebut Widodo mengklaim berbagai hal menyangkut administrasi terkait penertiban bangunan lebih praktis dilaksanakan. Sebab, petugas dilapangan tinggal memasukan dokumen dan dirinya bisa mengapprove melalui handphone.

Dengan begitu pengurusan dokumen yang selama ini harus memakan waktu berhari-hari bisa dicetak dalam hitungan jam.

"Jadi, nanti apabila ada temuan pelanggaran ya langsung aja masuk ke PC langsung online saya buka di HP saya, langsung approve jadi bisa langsung cetak tuh SP. Jadi tidak ada kegiatan fisik surat menyurat itu semuanya sistem online," bebernya.

Dengan ditiadakannya kegiatan fisik surat menyurat ini, Widodo meyakni anak buahnya dapat lebih maksimal dalam bekerja. Sebab, dalam mengurus dokumen, mereka tak perlu lagi bolak balik ke berbagai instansi serta dapat lebih fokus melakukan pengawasan dilapangan.

"Dengan tidak adanya kegitan visik ini saya berharap waktu yang ada dikecamatan itu jauh lebih banyak sehingga mereka akan lebih leluasa untuk survey kemana-mana. Ini saya perhatin banyak kasus udah kemana-mana baru di SP kenapa?. Ya karena itu tadi mondar mandir dan lain-lain," tutupnya.


#Sudin #Citata #Jaktim #Inovasi #aplikasi #pengawasan

Komentar Anda
Komentar