Hello,

Reader

Beberapa Aset DKI Jakarta akan Dikelola Jakpro
Teks Foto: Ratusan karyawan Jakarta Propertindo (Jakpro) mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi pencegahan tindakan korupsi dari KPK dan bersama jajaran Direksi BUMD Jakpro di Jakarta International Velodrome, Selasa (18/12) siang.
Beberapa Aset DKI Jakarta akan Dikelola Jakpro

Jakarta, HanTer- Rayakan hari jadi yang ke 18 tahun PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ditaksir akan menjadi salah satu perusahaan BUMD terbesar yang akan ditunjuk untuk melakukan pengelolaan terhadap sejumlah aset bangunan yang tengah dalam proses ataupun sudah dibangun di ibukota.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badang Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta Yurianto saat hadir dalam peringatan HUT Jakpro ke-18

"Dari 23 institusi yang kami naungi 13 diantaranya merupakan BUMD dan Jakarta Propertindo (Jakpro) adalah yang terbesar dan akan semakin terus berkembang dengan sejumlah penunjukan pengelolaan aset DKI," ujar Yurianto.

Ia menyebutkan setelah penunjukan perihal perencanaan, pembangunan, dan pengembangan prasarana, sarana, dan utilitas untuk kepentingan publik di tiga pulau reklamasi di Teluk Jakarta berdasarkan Pergub DKI Nomor 120 Tahun 2018 tanggung jawab Jakpro akan terus bertambah.

"Saya sedang menyusun 2 Pergub akhir Desember ini untuk penugasan Jakpro, yakni Pembangunan dan pengelolaan kawasan Stadion BMW dan Taman Ismail Marzuki. Jakpro juga menjadi pengelola Velodrome, Equistrian, dan ITF Sunter," tambahnya.

Namun demikian, Yurianto memberikan pesan agar komposisi birokrat maupun eksekutif di setiap jajaran BUMD DKI untuk saling bersinergi untuk memberikan Layanan publik terbaik kepada masyarakat tanpa mengenyampingkan perannya sebagai BUMD.

Dalam kesempatan itu, ratusan karyawan Jakpro juga mendapat edukasi mengenai pencegahan gratifikasi dan korupsi dari Kasatgas Pencegahan Sektor Swasta KPK, Roro Wide Sulistiawati.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto menegaskan akan terus membenahi dan semakin menyempurnakan SDM di Jakpro agar semakin profesional dan memiliki integritas tinggi.

"Target kami di 2019 ini bisa melaksanakan berbagai penugasan dari Gubernur dengan baik dengan tetap mematuhi peraturan yang ada dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG)," TUkas Dwi Wahyu.


#Jakpro #Velodrome #BUMD

Komentar Anda
Komentar