Hello,

Reader

Gelombang Tsunami Turut Terjang Rombongan Kemenpora
Ilustrasi (ist)
Gelombang Tsunami Turut Terjang Rombongan Kemenpora

Pandeglang, HanTer - Gelombang Tsunami yang menerjang wilayah Banten, Jumat (21/12/2018) malam, turut memakan korban dari rombongan Kemenpora yang tengah mengadakan kegiatan Pelatihan SDM.

Rombongan tersebut berasal dari Unit Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan Nasional (PP ITKON) yang berlangsung pada 21-23 Desember 2018.

Rombongan berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kapus, 1 orang Kabid, 6 orang Kasubid , 37 pegawai termasuk dokter, staf, para medis, security, petugas massage, pengawas cleaning service dan beberapa mahasiswa magang dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Dilaporkan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Kabag Humas) Kemenpora, Agus Lesmana, bahwa korban meninggal 1 orang, beberapa luka berat termasuk Kepala Pusat PP ITKON, 4 orang belum ditemukan dan sisanya luka ringan.

Saat ini para korban dirawat Poliklinik Cikadu, RS Cikadu, Rumah Camat Cikadu dan tempat lainnya. Adapun rombongan berangkat dari Kantor Kemenpora jumat, 21 Desember 2018 dengan menggunakan 2 bis dan beberapa mobil operasional.

Saat ini tim tanggap Kemenpora tengah menuju lokasi untuk membantu evakuasi yang terdiri dari dokter, paramedis, tim humas dan perangkat lainnya.

"Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia agar para korban yang belum ditemukan bisa segera di evakuasi dan korban selamat dapat diberikan ketabahan dan kesembuhan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Minggu (23/12/2018).

Sementara Gatot S Dewa Broto selaku Sekretaris Kemenpora (Sesmenpora) membenarkan hal tersebut. Menurut dia, dari 50 orang rombongan, satu diantaranya meninggal dunia.

"Rombongan 50 orang, 1 meninggal, beberapa cedera termasuk Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Kesehatan Olahraga Nasional ( PP-ITKON ) Kemenpora," kata Gatot.

Menurut BNPB, tsunami di selat sunda, hingga Minggu dini hari telah menyebabkan 20 orang meninggal dunia, 165 orang terluka, dua orang hilang dan puluhan bangunan rusak di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan.

Jumlah korban kemungkinan masih bisa bertambah karena pendataan belum mencakup seluruh daerah terdampak. Kawasan Tanjung Lesung, sebagai dampak terparah, hingga kini masih ditutup setelah terkena terjangan gelombang cukup besar.


#Tsunami #tanjunglesung #pandeglang #banten #kemenpora

Komentar Anda
Komentar