Uchok: Hasil Parkir Berpeluang Dikorup

Uchok: Hasil Parkir Berpeluang Dikorup

‎Jakarta, HanTer-- Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai rencana kenaikan tarif parkir dan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ( BBN-KB) sebesar 10 persen akan berdampak pada adanya tindak korupsi.

"Yang namanya pendapatan parkir, bila tarifnya dinaikkan maka makin banyak peluang juga untuk dikorup," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (7/8/2017).

Ia melihat, terkait data kendaraan yang parkir selama ini saja, selalu tidak valid. Bahkan, ia menduga datanya disembunyikan agar bisa dikorup.

"Data jumlah kendaraan yang terparkir di Jakarta saja tidak valid. Gimana kalau tarifnya dinaikkan? Untung besar nanti yang pada korupsi," ungkapnya.

Selain itu, kenaikan tempat parkir akan semakin memperkaya para pemilik tempat-tempat parkir. "Mereka (para pengusaha lahan parkir) ini bisa berpesta dengan adanya kenaikan ini. Ya, ujung-ujungnya, PAD hilang lagi nanti," ujar dia.

Terpisah, Ketua Umum Badan Relawan Nusantara, Edysa Girsang menilai, kenaikan tarif parkir dan BBNKB menunjukkan saat ini Pemerintah tidak kreatif dan tidak punya ide. Akibatnya, 

rakyat yang selalu dibebani. Sementara sumber SDM dan SDA Indonesia  sangat besar. "Inilah kalau negara oleh pemerintah dibuat bergantungan pada kekuatan modal. Rakyat yang dibuat susah," tegasnya. 

Edysa menilai, jika ingin beralih pada kendaraan umum pemerintah harus melengkapi fasilitas umum. Mulai dari sarana dan perasana juga kenyamanan. "Sudahlah jangan bebani rakyat dengan pajak," paparnya.  

Seperti diketahui, Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Edi Sumantri, mengatakan pajak BBNKB akan naik sebesar 10 persen. Edi mengatakan rencana ini sudah disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. "Sudah dibahas di Dewan dari 10 persen menjadi 20 persen," kata Edi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (7/8/2017). 

(Safari/Sammy)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com