Pembuat ATM Memperingatkan Aksi Hacks Jackpotting

Pembuat ATM Memperingatkan Aksi Hacks Jackpotting


Ohio, HanTer - Diebold Nixdorf Inc dan NCR Corp, dua pembuat ATM terbesar di dunia, telah memperingatkan bahwa penjahat cyber tengah menargetkan mesin uang Amerika Serikat melalui sebuah alat yang memaksa mereka untuk mengeluarkan uang tunai dalam skema hacking yang dikenal sebagai "jackpotting".
 
Perusahaan-perusahaan tersebut mengkonfirmasi kepada Reuters akhir pekan lalu bahwa mereka telah mengirimkan peringatan tersebut kepada kliennya.
 
Kedua pembuat ATM tersebut tidak mengidentifikasi korban atau mengatakan berapa banyak uang yang akan hilang diambil. Namun, Jackpotting telah meningkat di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir, meskipun tidak jelas berapa banyak uang telah dicuri karena korban dan polisi sering tidak mengungkapkan rinciannya.
 
Serangan tersebut dilaporkan sebelumnya pada hari Sabtu oleh situs berita keamanan Krebs on Security, yang mengatakan bahwa mereka telah memulai aksi tersebut sejak tahun lalu di Meksiko.
 
NCR mengatakan pada hari Jumat bahwa kasus tersebut merupakan kerugian yang dilakukan oleh aksi jackpotting pertama yang dikonfirmasi di Amerika Serikat. Dikatakan peralatannya tidak ditargetkan dalam serangan baru-baru ini, namun masih menjadi perhatian seluruh industri ATM.
 
"Ini harus ditangani oleh semua penyebar ATM sebagai ajakan bertindak untuk mengambil langkah yang tepat untuk melindungi ATM mereka terhadap bentuk serangan ini," kata NCR memberikan peringatan.
 
Sedangkan Diebold Nixdorf mengatakan dalam peringatan terpisah bahwa pihak berwenang AS telah memperingatkan perusahaan bahwa peretas menargetkan salah satu model ATM-nya, yang dikenal sebagai Opteva, yang keluar dari produksi beberapa tahun yang lalu.
 
Peringatan agen rahasia Secret Service AS yang dikirim ke bank mengatakan bahwa peretas menargetkan ATM yang berdiri sendiri yang biasanya terletak di apotek, peritel kotak besar dan ATM drive-thru, Krebs on Security melaporkan.
 
Lansiran Diebold Nixdorf menjelaskan langkah-langkah yang telah digunakan para penjahat untuk mengkompromikan ATM. Ini termasuk mendapatkan akses fisik, mengganti hard drive dan menggunakan endoskopi industri untuk menekan tombol internal yang diperlukan untuk mengatur ulang perangkat.
 
Reuters tidak dapat memperoleh salinan laporan Secret Service dan perwakilan agensi menolak berkomentar. Pejabat dengan Biro Investigasi Federal tidak dapat segera dihubungi.
 
Perusahaan keamanan maya Rusia Grup IB telah melaporkan bahwa penjahat cyber secara jarak jauh menyerang mesin uang di lebih dari selusin negara di Eropa pada tahun 2016. Serangan serupa juga dilaporkan terjadi di Thailand dan Taiwan. 

(Hermansyah)

Redaksi menerima kiriman berita/video/foto amatir melalui email terbitonline[at]gmail.com , disertai dengan biodata lengkap. Kiriman Berita/video/foto akan melalui proses moderasi.

Redaksi : terbitonline[at]gmail.com

Iklan : terbitiklan[at]gmail.com atau iklanterbit[at]yahoo.com